√Akuntansi Biaya : Pengertian, Fungsi, Klasifikasi, dan Siklusnya

√Akuntansi Biaya : Pengertian, Fungsi, Klasifikasi, dan Siklusnya
5 (100%) 1 vote

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai pengertian, fungsi, klasifikasi dan siklus akuntansi biaya berikut dibawah ini penjelasannya.

Akuntansi Biaya. Akuntansi ialah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian tentang mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan untuk membuatlokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Berdasarkan jenisnya, akuntansi terbagi menjadi beberapa macam. Salah satunya ialah akuntansi biaya.

√Akuntansi Biaya : Pengertian, Fungsi, Klasifikasi, dan Siklusnya

Pengertian Akuntansi Biaya (Cost Accounting)

Akuntansi biaya adalah salah satu bagian dari bidang akuntansi yang meliputi kegiatan proses pencatatan dan monitoring seluruh aktifitas biaya dan menyampaikan informasi tersebut dalam suatu laporan.

Selain menurut Wikipedia, akuntansi biaya merupakan suatu bidang akuntansi yang diperuntukkan bagi proses pelacakan, dan pencatatan, serta analisis terhadap biaya yang saling berhubungan dengan aktivitas dari organisasi untuk menghasilkan barang dan jasa. Biaya didefinisikan sebagai waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk diukur dengan satuan mata uang. kegunaan kata beban ialah pada saat biaya sudah habis dipakai. dalam Perusahaan untuk menjalankan seluruh aktifitas akan mendapatkan keuntungan atau laba yang tidak dapat terlepas dari biaya.

Hal utama yang perlu diwaspadai serta direncanakan dengan baik yakni dengan melakukan efisiensi terhadap seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan pengendalian anggaran yang telah direncanakan.

Fungsi Akuntansi Biaya

Akuntansi Biaya. Secara umum, akuntansi biaya mempunyai dua fungsi utama. yaitu penentuan harga pokok dan perencanaan serta pengendalian biaya, berikut dibawah ini dua macam fungsi akuntansi.

Penentuan Harga Pokok

Fungsi akuntansi biaya yang pertama ialah untuk menentukan harga pokok dari suatu produk atau jasa yang diperoleh dari perusahaan. Jangan sampai harga yang ditawarkan terlalu tinggi atau terlalu rendah oleh konsumen atau pelanggan. Penentuan harga pokok didapatkan dengan cara mencatat, menggolongkan, ke monitor, dan merangkum seluruh komponen biaya yang saling berhubungan dengan proses produksi dari data histori yang dijadikan acuan pihak manajemen dalam penentuan harga pokok produksi.

Perencanaan & Pengendalian Biaya

Dasar yang akan digunakan dalam estimasi biaya ialah data histori dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang diprediksi akan mempengaruhi biaya. Dalam perencanaan dan pengendalian biaya, pihak manajemen akan memonitori apakah terjadi penyimpangan. Jika ada, pihak manajemen akan memeriksa penyebab terjadinya selisih dan akan mempertimbangkan tindakan koreksi yang perlu dilakukan sebagai bentuk pengendalian.

Klasifikasi Beban dalam Akuntansi Biaya

Klasifikasi biaya adalah proses pengelompokan biaya yang berdasarkan tujuan dari informasi biaya yang disampaikan. Untuk mempermudah dalam melakukan pencatatan biaya dan menyusun laporan keuangan, dan memberikan gambaran informasi yang akurat pada pihak manajemen, maka komponen biaya dapat dikelompokkan kedalam beberapa kelompok akun dengan klasifikasi sebagai berikut :

Berdasarkan Fungsi Pokok dari Aktifitas Perseroan

  • Biaya Produksi (Production Cost) atau Biaya Harga Pokok Produksi (Cost of Good Sold) meliputi : Biaya Bahan Baku (Material), Tenaga Kerja Langsung / Buruh (Direct Labour), dan Biaya Operasional (Direct Overhead).
  • Biaya Pemasaran (Marketing Expenses) : Biaya Promosi dan Iklan.
  • Biaya Administrasi dan Umum (General Administration Expenses) : Biaya Gaji Karyawan, Overhead Kantor, dan biaya terkait lainnya.

Berdasarkan Kegiatan atau volume Produksi

  • Biaya Variabel (Variable Cost), Komponen biaya proporsional sesuai mengikuti volume produksi yang dihasilkan. Contoh Biaya Bahan Baku dan Overhead Langsung.
  • Biaya Tetap (Fixed Cost), Biaya yang tidak dipengaruhi oleh volume produksi. akan disesuaikan dengan kapasitas produksi tetapi pembayarannya bersifat lumpsum per bulan.

Berdasarkan Objek yang Dibiayai

  • Biaya Langsung (Direct Cost), Biaya yang dapat diidentifikasi langsung dengan objeknya. Contoh : Biaya Bahan Baku (Direct Material).
  • Biaya Tidak Lansung (Indirect Cost), Biaya yang tidak dapat diidentifikasi langsung dengan objeknya. Contoh : Biaya Overhead Pabrik (Direct Overhead).

Berdasarkan Pembebanan Periode Akuntansi

  • Biaya Investasi (Capital Expenditure), Biaya yang memberikan masa manfaat pada beberapa periode akuntansi. Contoh Mesin Pabrik biaya depresiasi penyusutannya selama 5 tahun.
  • Biaya Pengeluaran Penghasilan (Revenue Expenditure), Biaya yang dikeluarkan memberikan masa manfaat hanya pada satu periode akuntansi. Contoh : Biaya Overhead Pabrik.

Siklus Akuntansi

Pengertian siklus akuntansi merupakan urutan transaksi, kejadian, aktivitas dan proses awal hingga akhir dan kembali ke awal transaksi.

dalam buku Teori Akuntansi, bahwa Proses akuntansi merupakan proses pengolahan data sejak terjadinya transaksi yang menjadi bukti sah terjadinya transaksi yang kemudian dimasukkan ke dalam proses pengolahan data keuangan dan menghasilkan keluaran berupa informasi laporan keuangan.

Demikianlah artikel tentang √Akuntansi Biaya : Pengertian, Fungsi, Klasifikasi, dan Siklusnya dari pengajar.co.id semoga bermanfaat.

Lihat Juga:   √ Esai Adalah : Pengertian, Struktur dan Contoh Esai
Lihat Juga:   √ Contoh Paragraf Persuasi : Pengertian , Ciri dan Jenisnya
Lihat Juga:   √Surat Lamaran Kerja : Pengertian, Cara Menulis, Syarat, Fungsi dan Contohnya
Lihat Juga:   √Faktor produksi : Pengertian, Produksi Modal dan Tujuannya
/* */
Click to Hide Advanced Floating Content

Send this to a friend