√Alur : Pengertian, Tahapan, Jenis, Unsur Dan Contohnya

√Alur : Pengertian, Tahapan, Jenis, Unsur Dan Contohnya
4.8 (96.52%) 46 votes

Pengertian Alur

Alur adalah sebuah struktur yang rangkaian kejadian-kejadian dalam sebuah cerita yang akan disusun dengan secara kronologis maupun definisi alur yaitu suatu rangkaian cerita sejak awal hingga akhir. Alur mengatur bagaimana suatu tindakan-tindakan yang akan terdapat dalam cerita harus berkaitan dengan satu sama yang lain, contohnya seperti bagaimana suatu peristiwa yang berkaitan dengan peristiwa lainnya,maka lalu bagaimana tokoh yang akan digambarkan atau berperan di dalam cerita yang semuanya terkait dengan suatu kesatuan waktu.

√Alur : Pengertian, Tahapan, Jenis, Unsur Dan Contohnya

Tahapan Alur

Tahap pengenalan

Tahap pengenalan adalah tahapan awal cerita yang akan digunakan untuk mengenalkan tokoh, latar, situasi, waktu, atau lain sebagainya.

Tahap pemunculan konflik

Tahap pemunculan konflik adalah tahap yang dimunculkannya masalah. Tahap ini ditandai dengan adanya ketegangan ataupun perdebatan antar tokoh.

Tahap konflik memuncak

Tahap konflik yang memuncak maupun biasa juga disebut dengan klimaks adalah tahap di mana ada permasalahan atau ketegangan berada pada titik paling puncak.

Tahap konflik menurun

Tahap konflik menurun atau biasa juga disebut disebut antiklimaks adalah tahap di mana ada masalah mulai dapat diatasi atau ketegangan berangsur-angsur menghilang.

Tahap penyelesaian

Tahap penyelesaian merupakan tahap di mana ada konflik yang sudah terselesaikan. Sudah tidak ada permasalahan ataupun ketegangan antar tokohnya,oleh karena itu telah menemukan penyelesaiannya.

Lihat Juga:   √Apa Itu Faktur : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contohnya

Jenis Alur

Secara umum, alur dapat yang dapat diklasifikasikan menjadi 3 macam. Pembagian ini didasarkan pada urutan waktu atau kronologisnya.

Alur Maju

Alur maju maupun bisa juga disebut progresif merupakan sebuah alur yang klimaksnya berada di akhir cerita. Rangkaian peristiwa dalam alur maju akan berawal dari masa awal hingga masa akhir cerita dengan urutan waktu yang teratur.

Alur Mundur

Alur mundur atau bisa juga disebut dengan regresi merupakan sebuah alur yang akan menceritakan masa lampau yang akan menjadi klimaks di awal cerita. Rangkaian peristiwa juga dalam alur mundur berawal dari masa lampau ke masa kini dengan susunan waktu yang tidak sesuai.

Alur Campuran

Alur campuran atau juga bisa disebut dengan alur maju-mundur merupakan alur yang diawali dengan klimaks,lalu kemudian akan menceritakan masa lampau, dan dilanjutkan hingga tahap penyelesaian. Pada saat menceritakan masa lampau, tokoh dalam cerita akan dikenalkan sehingga pada saat cerita satu belum selesai, kembali ke awal cerita untuk akan memperkenalkan tokoh lainnya.

Unsur Alur

Pengenalan

Pengenalan adalah tahapan alur yang pertama. Pada tahap ini,si penulis ini akan mengenalkan tokoh-tokoh yang terdapat dalam suatu cerita serta memberi gambaran tentang tempat, waktu, maupun kondisi yang sedang dialami tokoh.

Munculnya Masalah

Setelah tahap pengenalan,si penulis akan memunculkan masalah yang harus dihadapi oleh tokoh utama/pertama. Biasanya masalah ini akan muncul setelah tokoh utama protagonis berinteraksi dengan tokoh utama antagonis . Biasanya akan ada beberapa masalah yang kemudian memicu akan terjadinya klimaks dalam suatu cerita.

Menuju Klimaks Masalah

Pada tahap ini, masalah yang dihadapi tokoh utama semakin panas. Pembaca biasanya akan sangat penasaran dengan bagaimana sih cara tokoh utama menghadapi masalah tersebut.

Lihat Juga:   √Cerita Ulang : Pengertian, Jenis, Struktur, Kaidah dan Contohnya

Puncak Konflik

Pada tahap ini, tokoh utama akan selalu berusaha untuk memecahkan masalah tersebut atau akan dihadapkan pada hasil perbuatannya. Tahap ini adalah inti dari sebuah cerita. Semakin menegangkan sebuah klimaks, maka akan semakin menarik pada cerita tersebut di mata pembaca.

Penyelesaian

Penyelesaian adalah tahap akhir yang akan menjelaskan tentang konsekuensi yang didapat oleh tokoh utama karena perbuatannya. Biasanya pada tahap ini, penulis akan menjelaskan secara singkat nasib akhir dari tokoh utama. Ada 2 jenis penyelesaian,yakni akhir bahagia/sedih.

Contoh Alur Cerita

Alur cerita terdapat pada karya sastra berbentuk prosa. Berikut disajikan beberapa contoh analisis plot karya sastra.

Sinopsis cerpen 1: “Impian”

Rena hidup sebatang kara (seorang diri) dengan neneknya di rumah yg tidak layak yang berada di pinggir desa. Dia adalah anak yang pintar sehingga para guru di sekolahnya sangat menyayanginya. Suatu hari dia sudah lulus SMA. Dia sangat yakin ingin melanjutkan sekolahnya di kota. Karena kepintarannya dia berhasil masuk lewat jalur beasiswa di PTN yang ternama dikota terdekat. Neneknya yang sudah tua terpaksa dia tinggalkan. Karena rumahnya yang berada di tepi desa, dia tidak memiliki tetangga yang dekat.

Dia meminta izin kepada neneknya, namun, neneknya tidak akan memberinya izin. Rena sangat marah pada neneknya yang menghalangi niatnya. Neneknya akan mencoba menjelaskan kepada Rena alasannya, namun Rena tidak mendengarkannya. Nenek mencoba merayu Rena,akan tapi Rena semakin merasa bahwa hidupnya tidak adil.

Selama beberapa hari Rena tidak mau berbicara pada neneknya. Rena telah merencanakan kabur dari rumah untuk menggapai cita-citanya. Dia tidak peduli lagi dengan neneknya yang dianggapnya telah menghalangi cita-citana. Setelah sampai di Kota rena merasa terbebas dengan beban mengurus neneknya.

Lihat Juga:   √ Rantai Makanan : pengertian, Jaring Makanan dan Jenis

Sambil kuliah dia juga bekerja di rumah makan sebagai pelayan. Suatu malam ketika dia pulang kerja dia melihat seseorang pengemis rena yang masih menengadahkan tangannya. Dinginnya malam tidak akan membuat pengemis tersebut terhentak untuk pulang. Rena juga teringat pada nenek yang telah menjaganya saat kedua orang tuanya telah menghadap meinggal dunia. Dia merasa berdosa. Dia mulai takut dengan beribu macam pertanyaan yang memenuhi kepalanya. Buat apa aku meraih impianku, jika ada orang yang seharusnya paling bahagia atas kesuksesanku sangat menderita? Buat apa aku berada di puncak jika, syurgaku tak pernah merasakan kenikmatan? Bagaimana aku tersenyum,namun jika yang terpenting di dunia ini merintih?

Setelah terdiam cukup lama, Rena akan memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya malam itu juga. Dia sudah tidak sabar bertemu neneknya. Sampailah ia di rumah tidak lyak yang menjadi saksi kedewasaanya. Di lihatnya nenek yang masih menata barang dagangan yang dapat diambil dari kebun tetangga, untuk dibawanya ke pasar. Tak bisa dia menahan tangisannya lagi. dan dia peluk tubuh keriput penuh peluh tersebut. Rena akan berjanji akan selalu berada di dekat neneknya.

Akhirnya Rena tidak akan melanjutkan belajarnya di kota. Dia habiskan semua waktunya untuk dapat membantu mengajar anak-anak putus sekolah di desanya. Hidupnya ini sekarang lebih tenang & bahagia.

Demikianlah artikel tentang √Alur : Pengertian, Tahapan, Jenis, Unsur Dan Contohnya dari pengajar.co.id semoga bermanfaat

/* */
Click to Hide Advanced Floating Content

Send this to a friend