√Angkatan Kerja Adalah : Pengertian, Macam, Tingkat Partisipasi dan Contohnya

Pengertian Angkatan Kerja

Angkatan Kerja adalah penduduk negara yang berusia lima belas tahun kearah yang aktif melaksanakan kegiatan kegiatan ekonomi, bahasa lain dari angkatan kerja adalah Labor force adalah bagian dari sebuah kegiatan tenaga kerja yang memiliki suatu kegiatan di bidang produksi atau jasa. Angkatan kerja yang masuk kedalam jenis bekerja saat ada minimum bekerja selama satu jam lamanya yang dilaksanakan seminggu lalu untuk aktifitas yang produktif sebelum adanya pencacahan.

√Angkatan Kerja Adalah : Pengertian, Macam, Tingkat Partisipasi dan Contohnya

Menurut BPS pada tahun 2009 bahwasanya angkatan kerja di kategorikan bekerja diantaranya :

1. Angkatan kerja yang dikategorikan bekerja

  • Dalam 7 hari sebelum adanya penghitungan melaksanakan perkerjaan dalam mendapatkan atau membantu pendapatan atau bisa diartikan keuntungan yang durasinya 1 jam dalam 7 hari yang lalu.
  • Mereka yang sebelum 7 hari pencacahan tidak melaksanakan pekerjaaan atau bekerja masih kurang 1 jam. contohnya adalah karyawan tetap, PNS yang tidak masuk kerja karena sedang sakit, mogok kerja atau cuti bisa juga perusahaan yang menghentikan pekerjaannya sementara, petani yang tidak bisa bekerja karena sawah nya kering karna belum datang musim hujan, orang yang memiliki pekerjaan seperti dokter, tukang service dan lain lain nya.

2. Angkatan kerja yang dikategorikan sedang menganggur atau masih mencari lowongan pekerjaan

  • Belum ada pekerjaan, tetapi sedang mencari usaha atau pekerjaan
  • Sudah bekerja, namun pada pencacahan masih menganggur dan berikhtiar mencari pekerjaan.

Macam-Macam Angkatan Kerja

Angkatan kerja dibagi menjadi 2 macam, yakni :

1. Bekerja Penuh

Orang yang masuk kategori bekerja penuh adalah orang yang memanfaatkan jam kerja secara maksimal kurang lebih delapan sampai 10 jam perharinya. dan biasanya dalam seminggu hanya 2 hari mereka tidak melakukan aktifitas bekerja namun mereka yang bergerak dibidang jasa,pemerintahan atau swasta ada juga yang tidak masuk kerja jika memiliki masalah seperti sakit, mogok, sakit dan lain sebagainya.

2. Setengah Menganggur

Orang yang setengah menganggur tidak dapat diukur dengan waktu kerja, pendapatan dan produktifitas kerja. biasanya diukur melalui jumlah jam kerjanya dan produktifitas kerjanya dan juga penghasilan/pendapatannya. setengah menganggur dibagi menjadi dua kelompok yakni setengah menganggur kentara yakni pekerjaan nya dengan jumlah jam 35 jam selama seminggu dan setengahnya lagi menggur tidak kentara yaitu yang tidak produktif dalam bekerja dan memiliki Pendapatan yang masih tergolong rendah.

3. Pengangguran

Pengangguran ialah suatu keadaan dimana seorang dikategorikan angkatan kerja tap mereka tidak mempunyai sebuah pekerjaan dan dalam keadaan sedang mencari suatu

pekerjaan. Terdapat 6 macam pengangguran. yakni diantaranya :

a. Pengangguran Friksional

Pengertian dari pengangguran friksional ialah penggangguran yang ada karena kesusahan temporer dalam memfasilitasi pencari kerja dengan yang menyediakan lowongan kerja.

b. Pengangguran Musiman

pengangguran yang satu ini adalah keadaan yang mengganggur karna berubahnya musim seperti yang terjadi pada petani.

c. Pengangguran Siklikal

Penggangguran siklikal adalah pengangguran yang ada karena berubahnya siklus dalam perkembangan ekonomi
Pengangguran Struktural

d. Pengangguran Teknologi

Yakni pengangguran yang di sebabkan oleh produksi yang selalu berubah karena perubahan yang berubah semakin pesat.

e. Pengangguran Karena Kurangnya Permintaan Agregat

Pengangguran yang satu ini adanya karena permohonan dari seluruh masyarakat yang dilandaskan pada kegiatan investasi.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja diartikan bagai perbandingan antara angkatan kerja dengan jumlah total penduduk usia yang kerja. TPAK menghitung jumlah partisipasi angkatan kerja di dunia kerja . TPAK dapat diseakai bagai acuan tingkat kesulitan angkatan kerja untuk melakukan pekerjaan. Angka TPAK yang kecil menunjukkan sulitnya kesempatan kerja yang ada bagi penduduk usia kerja/produktif . Sebaliknya, angka TPAK yang besar menunjukkan mudahnya kesempatan kerja yang ada.

Berikut adalah beberapa factor yang mempengaruhi tinggi rendahnya nilai TPAK :

a. Usia angkatan kerja

TPAK penduduk yang sedang dalam masa usia muda biasanya masih rendah, karena pada masa-masa itu Umumnya mereka masih menempuh jenjang pendidikan dan belum memiliki kewajiban untuk menafkahi . menurut golongan usia, TPAK terendah pada kelompok usia 15-19 tahun , dan kemudian anak dan istri tetapi akan meningkat seiring tambah usianya . sedangakan TPAK tertinggi berada pada range usia 45-49 tahun . lalu,setelah melampaui usia 49 tahun,tingkat TPAK akan turun secara perlahan. Penurunan tingkat TPAK secara signifikan akan terjadi pada usia kerja lansia, yaitu melebihi 60 tahun.

b. Jenis kelamin

TPAK antara laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan. umumnya TPAK perempuan lebih rendah jika dibandingkan dengan TPAK laki-laki. Hal ini sangat berkaitan dengan sistem penilaian masyarakat umum , bahwa pria berkewajiban utama mencari nafkah untuk keluarganya.

c. Pendidikan

Penduduk yang memiliki jenjang pendidikan rendah biasanya mempunyai TPAK yang lebih besar dibanding kelompok lain. Hal ini dikarnakan penduduk yang jenjang pendidikannya rendah relatif tidak punya banyak pilihan pekerjaan karena beberapa pekerjaan memiliki persyaratan jenjang pendidikan.

demikianlah artikel tentang √Angkatan Kerja Adalah : Pengertian, Macam, Tingkat Partisipasi dan Contohnya dari pengajar.co.id semoga bermanfaat.

Lihat Juga:   √Apa Itu Faktur : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contohnya
Lihat Juga:   √Sistem Rangka Manusia : Fungsi, Contoh dan Cara Kerjanya
Lihat Juga:   √Alur : Pengertian, Tahapan, Jenis, Unsur Dan Contohnya
Lihat Juga:   √ Definisi Masyarakat Menurut Para Ahli : Pengertian, Ciri dan Fungsinya
√Angkatan Kerja Adalah : Pengertian, Macam, Tingkat Partisipasi dan Contohnya
5 (100%) 1 vote

/* */
Click to Hide Advanced Floating Content

Send this to a friend