√Apa Itu Supervisi : Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Jenisnya

Diposting pada

Pengertian Supervisi

Supervisi secara etimologi berasal dari bahasa Inggris Supervision. Super yang artinya diatas, atau vision yang artinya penglihatan atau melihat. Sehingga jika akan digabungkan maka supervision ialah melihat dari atas.yang Maksudnya melihat segala sesuatu dari atas.

√Apa Itu Supervisi : Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Jenisnya

Kata supervisi ini tidak boleh diartikan secara harfiah sebagai aktivitas orang yg melihat dari atas, tetapi lebih kepada arti mengawasi orang lain yang dilakukan oleh orang yang mempunyai jabatan lebih tinggi ke orang yang mempunyai jabatan lebih rendah.

Fungsi Supervisi Pendidikan

Fungsi utama supervisi merupakan pendidikan yang ditujukan pada perbaikan atau peningkatan kualitas pengajaran. Untuk yang mengidentifikasikan kebutuhan guru, kemudian untuk dapat meningkatkan kemampuannya atau juga selanjutnya membimbing guru supaya ia benar-benar akan berusaha menerapkan keahliannya untuk meningkatkan suasana belajar-mengajar dengan murid-muridnya,yang diperlukan adalah kegiatan-kegiatan tertentu, cara-cara tertentu yang khusus atau terarah, agar masing-masing tujuan akan tercapai yang sebaik-baiknya.Berikut ini fungsi-fungsi supervisi sebagai berikut yakni:

  • Mengatur semua usaha sekolah
  • Memperlengkap kepemimpinan sekolah
  • Memperluas pengalaman guru-guru
  • Menstimulasi usaha-usaha sekolah yang kreatif
  • Memberikan fasilitas dan penilaian terus-menerus
  • Menganalisis situasi belajar-mengajar
  • Memadukan dan menyelaraskan tujuan-tujuan pendidikan

Tujuan Supervisi

tujuannya merupakan pertumbuhan situasi belajar maupun mengajar yang lebih baik lagi. Jadi pengawasan yang akan bertujuan untuk mengadakan evaluasi, yakni untuk pengukuran kemajuan sekolah.
Perbaikan atau perkembangan proses belajar mengajar secara total, ini akan berarti tujuan supervisi tidak hanya untuk memperbaiki mutu mengajar guru, tetapi juga akan membina perkembangan profesi guru dalam arti yang luas, termasuk yang di dalamnya pengadaan fasilitas-fasilitas, pelayanan kepemimpinan atau pembinaan human relation yang sangat baik kepada semua pihak yang juga terkait.

Jenis Supervisi

Seorang supervisor juga akan memiliki pekerjaan yang tidak begitu mudah. Ia pun harus mengawasi atau sekaligus membimbing orang-orang yang ada berada di bawahnya agar dapat mampu bekerja sesuai dengan standar yang telah diatur perusahaan. Berikut adalah beberapa jenis kegiatan supervisi yang biasa dilakukan yakni:

1. Reseach – Penelitian

Seorang supervisor harus melakukan penelitian yang mengenai situasi perusahaan maupun juga karyawan-karyawan yang berada di bawahnya. Kegiatan supervisi ini sama bertujuan supaya supervisor dapat yang merumuskan masalah melalui data yang ada selama ini. Dengan cara ini, supervisor akan dapat banyak mengumpulkan berbagai fakta maupun opini sebagai bahan pertimbangan. Kegiatan supervisi ini dapat dilakukan dengan berbagai cara atau teknik, yang contohnya, observasi wawancara atau angket.

Jika data-data sudah terkumpul, supervisi dapat menggunakan data tersebut untuk dapat melakukan pengolahan data yang seperti biasanya dibantu dengan perhitungan statistik. setelah itu, supervisi akan dapat menarik kesimpulan mengenai bagaimana keadaan yang sebenarnya dari situasi yang ada di perusahaan tersebut.

2. Evaluation – Penilaian

Setelah berhasil mengerjakan penelitian, supervisi sangat wajib akan melakukan evaluasi maupun penilaian secara kooperatif dengan karyawan yang ada di bawahnya. Kegiatan evaluasi tersebut antara lain yakni:

  • Bersama-sama mencari aspek-aspek positif kebaikan maupun kemajuan yang telah dicapai
  • Bersama-sama meninjau aspek-aspek negatif kelemahan maupun kekurangan yang masih ada
  • Bersama-sama menganalisa sebab-sebab masih yang adanya kekurangan-kekurangan maupun hambatan-hambatan yang telah dialami.

3. Improvement – Perbaikan

Tahap evaluasi ini dapat memungkinkan supervisi dapat mengetahui hal-hal apa yang menjadi kelemahan atau juga
kelebihan di kegiatan masa lalu. Melalui hal ini, supervisi dapat akan melakukan perbaikan yang akan bertujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih indahnya ke depannya.

Tahap improvement dalam supervisi mencangkup yakni:

  • Bersama-sama mencari cara untuk dapat mengatasi kekurangan atau hambatan yang dialami
  • Bersama-sama mencari jalan untuk dapat mempertahankan yang sudah baik, bahkan kita harus meningkatkannya agar lebih baik lagi.

4. Assistence – Bimbingan

Supervisi ini akan memiliki kewajiban untuk dapat memberikan bantuan atau juga bimbingan dan penyuluhan kepada karyawan yang ada di bawah jabatannya. Berdasarkan jenis kegiatan ini, supervisi bertugas untuk yakni:

  • Menyediakan waktu atau tenaganya untuk dapat membantu mengadakan perbaikan-perbaikan
  • Mengikhtiarkan sumber-sumber, baik sumber-sumber material atau personil serta akan menunjukkan jalan ke arah perbaikan
  • Memberi bimbingan atau penyuluhan ke arah perbaikan situasi masalah.

5. Cooperation – Kerjasama

Selain memberikan bantuan, salah satu kegiatan supervisi ini merupakan menciptakan iklim kerjasama atau juga gotong-royong secara keharmonisan di antara supervisor dan supervisee . Kegiatan supervisi ini tentunya akan bertujuan untuk membawa supervisee ke arah perbaikan situasi yang kedepannya lebih baik.

Demikianlah artikel tentang √Apa Itu Supervisi : Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Jenisnya dari pengajar.co.id semoga bermanfaat

Lihat Juga:   √Contoh Rekening Giro : Pengertian, Jenis, Manfaat, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangannya
Lihat Juga:   √Paragraf Deskriptif : Pengertian, Ciri, Bentuk, Jenis dan Contohnya
Lihat Juga:   √Pengertian Prosedur : Macam, Tujuan, Ciri, Struktur, Contoh dan Kaidah Secara Lengkap
Lihat Juga:   √ Sumber Daya Alam : Pengertian, Jenis Beserta Contohnya