√Apa yang Dimaksud Dengan Dialog : Pengertian , Syarat, Manfaat , Jenis dan Tujuan

Diposting pada

Pengertian Dialog

Dialog merupakan percakapan yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih dengan maksud tertentu. Dalam menulis fiksi, dialog mempunyai banyak kegunaan. Sedangkan untuk menggambarkan percakapan tokoh-tokohnya, dialog juga dapat memunculkan karakter dari masing-masing tokoh. Dialog juga dapat memunculkan perbedaan budaya dari beberapa tokoh. Misalnya dengan dialek atau bahasa percakapan yang berbeda logat. Juga berfungsi sebagai penggambaran seting/latar pada sebuah cerita.

√Apa yang Dimaksud Dengan Dialog : Pengertian , Syarat, Manfaat , Jenis, Tujuan

Syarat-Syarat Dialog

agar dialog mendatangkan hasil yang ingin dicapai, berikut dibawah ini syarat-syarat dialog

1. memahami dengan benar, maksud serta tujuan dari dialog atau percakapan
2. memiliki pendidikan maupun pengetahuan mengenai topik yang akan dijadikan bahan dialog.
3. memiliki kehendak yang baik untuk mencari kebenaran dalam dialog. sebab itu dalam mendengarkan dialog seharusnya bersikap terbuka, tidak berprasangka buruk dan tidak memihak alias harus netral.
4. menciptakan suasana yang damai dan tenang, jauh dari emosi dan rasa paling hebat. harus bisa menyampaikan argumen dengan baik, jelas dan mudah dipahami.
5. dalam keseluruhan dialog harus bersikap jujur, tidak manipulatif, tulus dan tidak mencari-cari kelemahan dan kekurangan rekan dialog.
6. dialog dapat digunakan sebagai cara untuk langsung membahas suatu hal ataupun sebagai pendahuluan untuk pembahasan materi yang memang berat dan sulit.

Manfaat Dialog

Dialog yang dilakukan dengan baik dan selalu diikuti oleh orang-orang yang memenuhi syarat bisa menjadikan hasil yang baik, berikut diantaranya :

1. Pada tingkat pribadi, dialog bisa meningkatkan rasa tenggang rasa, serta mengembangkan kebersamaan dan hidup yang damai saling menghormati dan saling percaya.
2. Di tempat kerja, dialog bisa membantu kelancaran strategi, pelaksanaan, serta evaluasi kerja.
3. Dalam masyarakat, dialog dapat menjadi sarana untuk saling memahami, menerima dan kerja sama antar berbagai kelompok masyarakat yang berbeda latar belakang budaya, pendidikan, tingkat ekonomi, ideologi, kepercayaan, dan agama.
4. Dalam keseluruhan hidup bangsa, dialog dapat memecahkan masalah nasional, merencanakan dan melaksanakan pembangunan bangsa, dan mengambil arah hidup bangsa menuju masa depan.

Jenis-Jenis Dialog

1. Prolog

Prolog adalah istilah lain dalam kalimat pembuka. Prolog adalah bagian pengantar dari sebuah naskah atau cerita drama yang digunakan untuk menceritakan atau gambaran umum dari sebuah cerita. Biasanya dalam drama, prolog selalu diperlukan sehingga pemirsa mengetahui awal terjadinya suatu cerita.

2. Epilog

Epilog merupakan kata lain dari kalimat penutup. Epilog ialah bagian penutup dari suatu naskah atau cerita drama. Epilog biasanya berisi kesimpulan, dan pesan yang dapat diproleh dari cerita drama tersebut. Epilog selalu dinyatakan di akhir yang menyatakan akhir dari sebuah cerita

3. Monolog

Monolog adalah percakapan seorang pemain dengan dirinya sendiri. Fungsi dari monolog biasanya untuk menegaskan keinginan atau harapan dari tokoh tersebut terhadap suatu hal, atau monolog bisa juga berbentuk emosional, penyesalan, atau tokoh yang berandai-andai.

4.Dialog

Dialog merupakan percakapan yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih dengan maksud tertentu. Dalam menulis fiksi, dialog mempunyai banyak kegunaan. Sedangkan untuk menggambarkan percakapan tokoh-tokohnya, dialog juga dapat memunculkan karakter dari masing-masing tokoh. Dialog juga dapat memunculkan perbedaan budaya dari beberapa tokoh. Misalnya dengan dialek atau bahasa percakapan yang berbeda logat. Juga berfungsi sebagai penggambaran seting/latar pada sebuah cerita.

Tujuan Dialog

1. Wadah aspirasi antara pihak pelayaran yang ditujukan kepada pemerintah.
2. Pencarian solusi dari belum efektifnya pelaksanaan Undang-Undang Pelayaran 2008.
3. Meningkatkan motivasi kepada mahasiswa perkapalan tentang prospek industri perkapalan laut Indonesia.
4. Pemberian notulensi kepada pemerintah agar lebih memperhatikan tentang pelaksanaan Undang- Undang Pelayaran di Indonesia.
5. Sarana peningkatan sinergisitas antara pihak galangan, perusahaan pelayaran, institusi pendidikan dan pemerintah.

Demikianlah artikel tentang √Apa yang Dimaksud Dengan Dialog : Pengertian , Syarat, Manfaat , Jenis, Tujuan dari pengajar.co.id semoga bermanfaat.

Lihat Juga:   √ Contoh Paragraf Deduktif : Pengertian dan Cirinya
Lihat Juga:   √ Budaya Organisasi : Pengertian, Fungsi, Teori, Karakteristik dan Contoh
Lihat Juga:   √ Definisi Algoritma : Pengertian, Sejarah, Kriteria dan Contohnya
Lihat Juga:   √Masyarakat Madani