√Apresiasi Seni Rupa : Pengertian, Fungsi, Tingkatan, Jenis, Manfaat dan Contohnya

√Apresiasi Seni Rupa : Pengertian, Fungsi, Tingkatan, Jenis, Manfaat dan Contohnya
5 (100%) 1 vote

Pengertian Apresiasi Seni

Apresiasi seni rupa merupakan aktivitas untuk mengindra karya seni rupa, merasakan, menikmati, menghayati atau juga menghargai nilai-nilai keindahan dalam karya seni serta juga menghormati keberagaman konsep maupun variasi konvensi artistik eksistensi dunia seni rupa.

contoh apresiasi seni, bentuk apresiasi seni, jenis apresiasi seni, fungsi apresiasi seni, tujuan apresiasi seni, unsur apresiasi seni, manfaat apresiasi seni, tahapan apresiasi seni

Secara teoretik menurut Brent G. Wilson dalam bukunya Evaluation of Learning in Art Education; apresiasi seni ini juga memiliki tiga domain, yakni perasaan (feeling), dalam konteks ini juga akan terkait dengan perasaan keindahan, penilaian (valuing) terkait dengan nilai seni, dan empati (emphatizing), terkait dengan sikap hormat kepada dunia seni rupa, juga akan termasuk kepada profesi berupa (pelukis, pepatung, pegrafis, pekeramik, pedesain, pekria,atau yang lain-lain). karena bahwa akan menyadari peran ATAU JUGA kontribusi para seniman tersebut bagi masyarakat, bangsa dan negara, atau bagi nilai-nilai kemanusiaan pada umumnya.

Apresiasi seni rupa merupakan aktivitas mengindra karya seni rupa,untuk menghargai nilai-nilai keindahan, keberagaman,atau kaidah artistik eksistensi dunia seni rupa. Sikap apresiatif ini juga akan terbentuk, atas kesadaran akan kontribusi para seniman bagi bangsa ataupun juga negara, atau bagi nilai-nilai kemanusiaan yang pada umumnya. Pengenalan akan tokoh-tokoh budaya, perupa murni, pedesain, ataupun pekerja, dan reputasinya, ialah upaya nyata untuk dapat mengembangkan perasaan simpati, yang jika akan dilakukan berulang-ulang akan juga meningkat menjadi perasaan empati.

Fungsi Apresiasi Seni

Apresiasi dalam seni memiliki manfaat ataupun fungsi. Seperti yang sudah dijelaskan mengenai pengertian dari apresiasi pada seni, terdapat kegiatan mengenali, memberi penilaian, juga akan menghargai di mana akan memperngaruhi karya seni tersebut serta seniman ataupun pembuat seni yang akan terlibat.

Ada 4 fungsi yang menjadi utama dan kamu dapat kamu kenali agar lebih dapat memahami mengenai apresiasi pada seni. 4 fungsi tersebut sebagai berikut yakni:

a. Untuk Meningkatkan Kecintaan Terhadap Karya Seni

Fungsi pertama merupakan untuk dapat meningkatkan kecintaan terhadap karya seni. Ataupun dapat juga kita dikatakan sebagai ‘sarana’ yang mampu meningkatkan rasa cinta terhadap karya seni yang khususnya karya seni yang akan dibuat oleh anak-anak Indonesia.

b. Untuk Menciptakan Penilaian

Fungsi yang kedua merupakan untuk dapat menciptakan penilaian. Penilaian ini juga akan berupa sarana dalam menikmati, memberi empati, mendapatkan hiburan, serta menambah wawasan ataupun pengetahuan atau edukasi.

c. Untuk Mengembangkan Kemampuan

Fungsi ketiga adalah untuk dapat mengembangkan kemampuan. Kemampuan yang merupakan keanggupan diri sendiri dapat berupa mampu akan banyak menciptakan karya seni atau lain-lain. Sebagai penikmat seni yang akan memberi apresiasi, terkadang banyak bagian dari kegiatan apresiasi tersebut yang mengasah kemampuan tersebut.

d. Untuk Membangun Hubungan

Fungsi keempat atau yang terakhir ini adalah untuk membangun hubungan. Hubungan tersebut akan berupa hubungan timbal-balik yang positif antara pembuat seni dengan penikmat seni.

Tingkatan Apresiasi

Apresiasi juga akan memiliki beberapa tingkatan, atau memiliki macam-macam apresiasi yang memiliki ukuran tertentu. Dalam apresiasi seni atau arkya seni terdapat jenis-jenis tingkatan yang akan memberikan gambaran apresiasi seni. Adapun tingkatan dalam apresiasi seni terdiri dari yakni:

a. Tingkat Empatik

Tingkat empatik dalam kamus juga berarti melibatkan pikiran atau perasaan. Tingkat apresiasi tersebut berupa tangkapan indrawi ataupun tangkapan dari indera-indera yang lainnya.

misalnya: apresiasi simpatik merupakan disaat kita mendengar suatu karya seni musik, maka diri kita akan merasa nyaman maupun betah mendengar karya tersebut, lalu munculnya penilaian bahwa karya tersebut itu bagus.

b. Tingkat Estetis

Estetis juga didefinisikan sebagai penilaian terhadap keindahan. Tingkat apresiasi sini merupakan pengamatan atau juga penghayatan. Dalam tingkat demikian bagi penikmat seni dalam adanya memberikan suatu paresiasi yang lebih pada pengataman terhadap suatu bentuk karya seni.

misalnya: tingkat apresiasi estetis merupakan disaat menyaksikan sebuah pagelaran seni teater atau apapun itu,akan banyak memerlukan sebuah pengamatan yang baik agar sesuatu dengan penyampaian apresiasi estetis tersebut kepada siapa.

c. Tingkat Apresiasi Kritik

Pada tingkat apresiasi kritik merupakan sebuah bentuk apresiasi yang dimana akan menyampaikan sebuah klarifikasi, deksripsi, menjelaskan, menganalisis, evaluasi sehingga dapat mengambil sebuah kesimpulan.

misalnya: seperti ajang pencarian bakat yang banyak membutuhkan sebuah ilmu yang akan mendalam yang dimana setiap menampilkan suatu bakat tersebut terjadi sebuah bentuk penyampaian apresiasi yang lebih mendalam.

Jenis-Jenis Apresiasi

pada awalnya, jenis apresiasi ini dapat dibedakan dalam empat kelompok. Berikut ini adalah beberapa jenis apresiasi tersebut yakni:

a. Apresiasi Empatik

Jenis apresiasi ini merupakan aktivitas menilai ataupun juga menghargai suatu karya seni yang akan dapat diterima secara indera saja.

b. Apresiasi Estetis

Jenis apresiasi ini merupakan dimana kegiatan menilai ataupun yang menghargai suatu karya seni dengan melibatkan pengamatan mendalam maupun penghayatan.

c. Apresiasi Kritik

Jenis apresisi ini merupakan aktivitas menilai ataupun juga menghargai suatu karya seni dengan melibatkan tafsiran, analisis, deskripsi, klasifikas, evaluasi, & penghargaan.

Manfaat Apresiasi

Memberikan apresiasi kepada orang lain atas karyanya yang akan memberikan dampak bagi individu dan masyarakat. Berikut ini adalah beberapa manfaat apresiasi jika diterapkan dengan baik yakni:

-Agar kita dapat memahami tentang karya seni dari berbagai sisi.
-dapat Meningkatkan rasa kecintaan terhadap karya seni dan sesama manusia.
-dapat Menjadi sarana untuk melakukan edukasi, hiburan, empati, dan lain-lain.
-dapat Meningkatkan dan mengembangkan suatu karya seni menjadi lebih baik di masa mendatang.

Contoh Apresiasi Seni

Contohnya, ada seorang penikmat seni yang akan diundang untuk datang ke pameran seni yang akan digelar oleh beberapa seniman. Penikmat seni tersebut datang karena ingin mengenal dan melihat hasil karya seni yang dipamerkan.

seterusnya, saat dia melihat-melihat, beberapa karya seni mampu menarik perhatian penikmat seni tersebut dan membuatnya memberi penilaian dari sudut pandangnya. Menurutnya beberapa karya tersebut sangat menarik, tetapi kurang warna. Dan dia akan mengungkapkan penialiannya tersebut pada teman-teman lain juga sang seniman. Nah, inilah kegiatan apresiasi terhadap seni yang sangat sederhana.

Sebenarnya bentuk dari kegiatan yang juga termasuk dalam apresiasi seni memanglah sangat sederhana punat mudah kita temui dalam keseharian kita. Sebab karya seni sudah banyak menjadi bagian hidup yang tidak dapat dipisahkan. Ke mana pun kamu akan melangkah, maka akan bertemu dengan hasil-hasil karya seni, meski terkadang kamu tidak melihatnya.

Demikianlah artikel tentang √Apresiasi Seni Rupa : Pengertian, Fungsi, Tingkatan, Jenis, Manfaat dan Contohnya dari pengajar.co.id semoga bermanfaat.

Lihat Juga:   √ Lempar Lembing : Pengertian, Teknik dan Aturannya
Lihat Juga:   √Ciri Demokrasi Liberal : Pengertian, Prinsip, Kelebihan dan Kekurangannya
Lihat Juga:   √ Alat Optik : Pengertian, Macam dan Fungsi
Lihat Juga:   √Apa Itu Stakeholder : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contohnya
/* */
Click to Hide Advanced Floating Content

Send this to a friend