√ Asal Usul Suku Dayak : Sejarah dan Penyebaranya

Diposting pada

Sejarah Asal Usul Suku Dayak dan Penyebarannya di Kalimantan

Suku dayak merupakan salah satu suku asli Kalimantan yang sangat terkenal karena dimana keunikan etnik budayanya tersebut, bukan hanya di Indonesia saja, melainkan juga juga hingga ke mancanegara. Suku dayak sering dikenal sebagai suku yang mempunyai warisan magis yang sangat kuat. Ilmu-ilmu spiritual menjadi simbol kekhasan dari adat suku yang dimana mendiami pedalaman tanah Borneo ini. Namun akan terlepas dari kenyataan tersebut, ternyata masih banyak orang yang belum tahu tentang seperti apa ata juga bagaimana asal usul suku dayak tersebut yang di masa lalu.

√ Asal Usul Suku Dayak : Sejarah dan Penyebaranya

 

Nenek moyang ini merupakan kelompok-kelompok kecil pengembara yang berhasil sampai di Pulau Kalimantan. suku Dayak yang merupakan suatu penduduk asli Pulau Kalimantan, ternyata mempunyai asal usul yang masih banyaknya dipengaruhi oleh penduduk luar pulau ini.juga Disebutkan dalam buku Kerajaan Kutai Kartanegara karangan Syaukani Hasan Rais menurut Mikhail Coomans, nenek moyang penduduk Kutai Kartanegara juga berasal dari daratan Asia yang kini disebut dengan propinsi Yunan, China selatan.

Para nenek moyang ini merupakan suatu kelompok-kelompok kecil pengembara yang juga berhasil sampai di Pulau Kaliimantan, namun masing-masing akan menempuh rute dan waktu yang berbeda. Suku Dayak ini juga dibedakan oleh Coomans menjadi 2 wilayah,yang pertama wilayah Kalimantan selatan maupun tengah, sedangkan wilayah ke2 ialah Kalimantan barat, utara, atau timur.

“Diperkirakan Suku Dayak yang kini tinggal di Kalimantan Selatan ataupun juga Kalimantan Tengah mempunyai rute perjalanan lewat Indo China , Semenanjung Malaya (Malaysia), Sumatera, kemudian lalu menyeberangi Selat Karimata menuju Kalimantan Tengah maupun juga Selatan,” tulis Syaukani.lalu Sedangkan suku Dayak yang akan tersebar di Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, maupun Kalimantan Timur, menempuh rute Provinsi Hainan, Taiwan, Filipina,yang menyeberangi Laut China Selatan atau juga menuju 3 provinsi tersebut.

Pembedaan ini juga dapat dilihat dari sisi antropologis dari Suku Dayak di ke2 wilayah tersebut. Suku Dayak Murut yang dimana mendiami Kalimantan bagian utara mempunyai budaya atau juga sistem irigasi yang beda dengan mereka yang dimana mendiami Kalimantan bagian selatan ataupun tengah.

Imigrasi ini dapat diperkiran terjadi antara tahun 3000-1500 SM. Masa itu merupakan dimana zaman glasial di mana es di kutub utara atau selatan belum mencair sehingga selat-selat sempit yang kedalamannya kurang dari 100 meter masih belum seberapa terbentuk atau juga masih berupa daratan yang akan bersambungan. Maka, cukup dengan perahu kecil mereka akan mampu menyeberangi Selat Karimata ataupun juga Laut China Selatan yang tidak begitu luas.Keane menyebutkan bahwa, para imigran tersebut merupakan ras Kaukasoid dan Mongoloid. FR Ukur ini mengelompokkan penduduk Kalimantan ini menjadi 2, yaitu Suku Dayak yang akan tinggal di hulu sungai masuk dalam ras Deotro maupun juga Suku Kutai yang dimana mendiami hilir sungai masuk dalam kelompok ras Proto Melayu tersebut.

Syaukani menyimpulkan bahwa pengelompokan Suku Dayak di hulu sungai ataupun juga Suku Kutai di hilir sungai juga bersifat sosioreligius, bukanlah geneologis. Mereka pada awalnya berasal dari ras yang sama yakni Deotro Melayu, namun Suku Kutai banyak yang terpengaruh oleh ras Proto Melayu (Banjar, Bugis, dan Jawa), maka suku ini akan lebih suka dikelompokkan sebagai Proto Melayu.

Ras Proto Melayu sangat mengidentikkan Dayak sebagai orang-orang pedalaman yang tidak akan beragama Islam atau juga Kutai diidentikkan dengan penduduk Proto Melayu yang beramaga Islam. lalu Sedangkan orang Dayak sering menyebut orang Islam sebagai “haloq” yang juga berarti orang asing, karena dianggap telah keluar dari kepercayaan adat nenek moyang . Orag Kutai cenderung enggan yang sering disebut orang Dayak, sebab karena mereka beragama Islam.

Asal Usul Suku Dayak

Asal usul suku dayak ini diperkirakan merupakan keturunan dari ras Mongolid, Asia.yang Seperti diketahui bahwa 2000 tahun sebelum masehi, benua Asia masih akan menyatu dengan Pulau Kalimantan. Ras mongolid yang dimana terdesak karena kalah perang, mengembara ke arah Selatan, mulai dari Semenanjung Malaya, Serawak, hingga Kalimantan. Ras Mongolid ini lalu kemudian menetap, mendirikan perkampungan di tepian-tepian sungai, beranak pinak,atau juga dapat membangun kebudayaannya sendiri di tanah Borneo
Seiring waktu nya berlalu, suku bangsa Melayu dari Sumatera dan Semenanjung Malaya, Orang-orang suku Bugis, Makassar, dan Jawa yang datang dalam rentang waktu yang lama,yang akan mendesak orang-orang ras Mongolid yang akan menjadi asal usul suku dayak ini untuk semakin masuknya, naik ke huluan sungai. Mereka ini akan terpencar-pencar, menyebar,atau juga mendiami daerah daerah pedalaman.yang Masing-masing dari mereka lalu kemudian mengembangkan adat budayanya masing-masing maupun juga menjadi cikal bakal beragamnya sub etnis suku dayak di tanah Kalimantan.

Di runut dari sejarahnya, suku dayak yang sebetulnya pernah akan mendirikan sebuah kerajaan bernama Kerajaan Dayak Nansarunai. Akan juga tetapi, kerajaan ini tidak akan bertahan lama. Ia digempur atau juga dapat juga dapat dihancurkan oleh kedigdayaan Majapahit yang saat itu tengah gencar yang akan melakukan ekspansi wilayah.
Sejarah atau juga asal usul suku dayak juga dapat dipengaruhi oleh budaya dari suku atau bangsa yang lain yang masuk ke wilayah Kalimantan. Misionaris Kristen yang pada misalnya yang telah berhasil mengubah kepercayaan suku dayak yang awalnya animisme menjadi percaya pada Al-Kitab, budaya Islam yang akan dibawa orang-orang Jawa di masa kejayaan pada kerajaan Demak telah membuat sebagian kecil masyarakat dayak yang beralih menganut Islam, serta kebudayaan Tionghoa yang akan menambah keragaman pengetahuan seni mereka seperti piring malawen, belanga, atauun juga peralatan keramik.

Demikianlah artikel tentang √ Asal Usul Suku Dayak : Sejarah dan Penyebaranya dari pengajar.co.id semoga bermanfaat.

Lihat Juga:   √Amandemen UUD 1945 : Pengertian, Sejarah dan Tujuannya
Lihat Juga:   √Contoh Tajuk Rencana : Pengertian, Aspek, Syarat, Ciri dan Contohnya
Lihat Juga:   √Brosur Adalah : Pengertian, Fungsi, Ciri, Manfaat dan Contohnya
Lihat Juga:   √Contoh Seni Patung : Pengertian, Jenis, Unsur dan Tekniknya