√Bridging Adalah : pengertian, Jenis, Fungsi, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan

Diposting pada

Pengertian Tentang Bridging (Bridge)

Bridge merupakan suatu alat yang bisa menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda (misalnya seperti Ethernet atau Fast Ethernet), atau tipe jaringan yang serupa lainnya. Bridge juga ialah alat yang dapatmempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya serta juga bisa mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.

√Bridging Adalah : pengertian, Jenis, Fungsi, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan

Jenis–Jenis Bridge

Bridge sendiri terdiri dari beberapa jenis, tergantung dari kebutuhan dari pengguna jaringan komputer tersebut. Nah, Berikut ini merupakan beberapa jenis dari bridge taitu :

A. Bridge Lokal

Bridge Lokal adalah jenis bridge paling sederhana. Bridge lokal dipergunakan sebagai pemecahan jaringan pada lokasi yang berdekatan, dan biasanya dapat dilakukan dengan menggunakan koneksi kabel biasa.

B. Bridge Remote

Bridge Remote adalah jenis bridge yang di[akai untuk membuat suatu bentuk WAN yang basicnya merupakan LAN. Jadi suatu jaringan LAN dapat dibuat menjadi jaringan yang lebih luas dengan menggunakan bridge remote. Dengan begitu, komunikasi antara instansi yang mempunyai lokasi cukup jauh dapat tetap terjalin dengan menggunakan koneksi jaringan LAN.

C. Bridge Wireless

Bridge wireless terkadang diimplementasikan pada penggunaan hotspot. Bridge wirelless akan menggabungkan koneksi kabel dengan koneksi tanpa kabel. Untuk menerima sinyal data, memakai kabel, sedangkan untuk meneruskan dan mentransmisikan data, digunakan koneksi wirelees atau nirkabel.

Fungsi Bridging (Bridge)

bridge merupakan alat yang berguna sebagai penghubung antara dua jaringan. Bridge juga digunakan untuk memecah satu jaringan yang besar menjadi dua jaringan lebih kecil sehingga akan meningkatkan performa jaringan. kegunaan bridge lainnya secara detail bisa dijelaskan dibawah ini :

A. Untuk Penghubung antara 2 Jaringan di Tempat Jauh

Secara geografis, ibaratkan saja di sebuah universitas, terdapat beberapa bangunan yang terpisah cukup jauh. Akan lebih ekonomis untuk mempunyai LAN yang terpisah di beberapa bangunan dan menghubungkannya dengan bridge.

B. Otonomi dari beberapa Jaringan

Seperti di jaringan perkantoran, setiap departemen mempuinyai kepentingannya masing-masing, mempunyai komputer pribadi, workstation, serta servernya sendiri. Setiap departemen yang tujuannya berbeda akan lebih baik dengan jaringan yang berbeda tetapi terhubung dengan menggunakan bridge.

C. Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan

jika universitas banyak workstation yang kelebihan beban karena banyak digunakan oleh mahasiswa serta dosen untuk dipakai meminta file yang berada di mesin server digunakan untuk mengunduh ke mesin pengguna berdasarkan permintaan. misalkan ukuran file besar, maka akan sedikit menghambat penyimpanan di LAN tunggal, sehingga akan lebih baik lagi jika menggunakan dua LAN yang dihubungkan dengan bridge.

Cara Kerja Bridge

Untuk memahami cara kerja bridge, bridge bisa disamakan seperti ‘repeater yang cerdas’. Repeater bekerja dengan proses menerima sinyal yang datang dari suatu kabel jaringan dan melakukan amplifikasi pada sinyal tersebut, lalu kemudian mengirimkan sinyal tersebut ke kabel jaringan yang lainnya. Repeater melakukan proses ini secara buta tanpa mengamati isi pesan yang terkandung dalam sinyal tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Bridging (Bridge)

bridge mempunyai kelebihan serta kekurangan tersendiri. berikut dibawah ini kelebihan dan kekukarangan

A. Kelebihan Bridge

Ialah hanya dapat bekerja pada lapisan Data Link, sehingga tidak dapat terjadinya transmisi dari satu protokol ke protokol lainnya. dan bridge juga mampu mendukung beberapa protokol seperti NetBEUI serta LAT yang tidak harus dilayani oleh router.

B. Kekurangan Bridge

Bridge mempunyai kekurangan seperti tidak dimungkinkannya transmisi melalui jalur atau protokol yang berbeda. dan bridge juga hanya bisa meneruskan paket dari satu jaringan ke jaringan yang lain dengan kecepatan 10 MBPS. serta Bridge juga hanya bisa meneruskan transmisi tanpa dapat menerjemahkan komunikasi antar protokol.

Demikianlah artikel tentang √Bridging Adalah : pengertian, Jenis, Fungsi, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan dari pengajar.co.id semoga bermanfaat.

Lihat Juga:   √Arti Deposito : Pengertian, Jenis, Fungsi, Karakteristik dan Manfaat
Lihat Juga:   √Contoh Analisis Wacana : Pengertian, Jenis, Teori, Manfaat dan Tujuannya
Lihat Juga:   √ Agen Sosialisasi Politik : Pengertian, Macam dan Contohnya
Lihat Juga:   √ Akibat Sistem Tanam Paksa : Pengertian, Latar Belakang, Ketentuan, Contoh dan Dampaknya