√ Ciri Komet : Pengertian, Jenis dan Bagiannya

Diposting pada

Pengertian Komet

Komet adalah salah satu benda yang berada di langit. Benda ini sering dikatakan sebagai bintang berekor. Komet merupakan bintang berekor yang bergerak bebas di luar angkasa, terkadang peredaran komet ini melintas di sebelah planet Bumi sehingga dilihat oleh manusia dalam kurun waktu tertentu saja. Istilah Komet sendiri berasal dari bahasa Yunani yakni “kometes” yang artinya rambut panjang. Suku Jawa menyebut komet sebagai “lintang kemukus” sebab mempunyai ekor seperti kukusan. Komet sendiri juga memutari matahari, sama seperti Bumi dengan orbitnya yang berbentuk lonjong.

√ Ciri Komet : Pengertian, Jenis dan Bagiannya

Jenis-jenis Komet

Sistem klasifikasi komet bisa berdasarkan bentuk dan juga panjang lintasannya serta berdasarkan jumlah kemunculannya. Lebih jelas simak ulasan berikut dibawah ini

A. Jenis Komet Berdasarkan Bentuk dan Panjang Lintasan

1). Komet Berekor Panjang

Adalah komet dengan garis lintasannya sangat jauh melalui daerah-daerah yang sangat dingin di angkasa sehingga memungkinkan menyerap gas-gas wilayah yang dilewatinya. Pada saat mendekati matahari, komet tersebut melepaskan gas sehingga membentuk koma serta ekor yang sangat panjang.

2). Komet Berekor Pendek

Merupakan komet yang garis lintasannya sangat pendek sehingga kurang mempunyai kesempatan untuk menyerap gas di wilayah yang dilewatinya. Pada saat mendekati matahari, komet tersebut melepaskan gas yang sangat sedikit sehingga hanya membentuk koma serta ekor yang sangat pendek bahkan hampir tidak berekor.

B. Jenis Komet Berdasarkan Jumlah Kemunculannya

1). Komet Nonperiodik

Merupakan komet yang kemunculannya hanya sekali. Komet jenis ini diperkirakan mempunyai orbit yang sangat panjang dan juga lama untuk melalui satu putaran. Contoh seperti komet nonperiodik yang merupaan komet Arend-Roland, komet Brooks, komet Ikeya-Seki dan komet Lulin serta komet Kohoutek.

2). Komet Periodik

Merupakan komet yang kemunculannya beberapa kali pada saat dilihat dari Bumi. Komet periodik rata-rata mempunyai jarak orbit yang lebih pendek sehingga untuk kembali pada satu titik yang sama dapat ditempuh dalam waktu yang lebih cepat. Maka jangan heran bila komet periodik cuman bisa dilihat beberapa tahun sekali.

Ciri-ciri Komet

Komet adalah benda langit yang mirip dengan asteroid. Jika diamati lebih dekat, maka akan sangat mudah untuk mengenali perbedaan antara komet dan asteroid. Namun, jika dilihat dari bumi maka akan sangat sulit untuk membedakan yang mana komet. Oleh sebab itu, kita perlu mengetahui tentang ciri-ciri yang dimiliki oleh komet. Adapun beberapa ciri-ciri dari komet ialah sebagai berikut.

1). Komet bukan sebuah bintang, yang berarti komet tidak bisa memancarkan cahaya sendiri.
2). Komet terbentuk dari es dan debu yang terdiri dari kumpulan debu dan juga gas yang membeku pada saat berada jauh dari Matahari. Pada saat mendekati Matahari, sebagian bahan penyusun komet menguap dan membentuk kepala gas serta ekor.
3). Komet memutari Matahari, sehingga termasuk dalam sistem tata surya.
4). Komet adalah gas pijar dengan garis edar yang berbeda-beda.
5). Komet nampak mempunyai ekor dengan panjang ekor komet bisa mencapai jutaan km.
6). Komet bisa terlihat pada saat masih jauh dari matahari, bagian yang pertama kali dilihat adalah inti komet.
7). Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, namun hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) serta debu yang membeku.
8). Komet sering juga dikatakan dengan bintang berekor, meskipun komet itu sendiri bukan sebuah bintang.
9). Komet mempunyai orbit atau lintasan yang berbentuk elips, lebih lonjong dan panjang daripada orbit planet. Beberapa komet menempuh jarak lebih jauh di luar angkasa daripada planet dan juga beberapa komet emerlukan ribuan tahun untuk menyelesaikan satu kali mengorbit Matahari.
10). Komet adalah benda angkasa seperti lapisan batu yang terlihat memiliki cahaya disebabkan adanya gesekan-gesekan atom-atom di udara.

Bagian-Bagian Komet

Adapun bagian-bagian komet ialah sebagai berikut

1). Inti komet

Inti komet adalah bagian yang paling terlihat dari bumi pada saat posisi komet masih jauh dari matahari. Bagian inti ini juga merupakan bagian yang paling padat. Diamater dari inti komet bisa mencapai beberapa kilometer, berbeda- beda antara satu komet dengan benda langit lainnya. Inti komet ini terbentuk dari penguapan bahan- bahan es yang sangat mudah menguap menjadi gas- gas yang nampak berpijar.

2). Koma

Bagian kedua dari komet adalah koma. Koma adalah daerah yang penuh kabut atau daerah yang mirip dengan tabir yang melapisi inti komet. Daerah ini sebagai daerah yang pekat sebab terkena uap dari inti komet yang semakin mengepul jika dekat dengan matahari.

3). Lapisan hidrogen

Lapisan hidrogen adalah salah satu bagian dari komet. Lapisan hidrogen ini merupakan lapisan yang menyelubungi koma sehingga tidak tampak oleh mata manusia. Awan di lapisan merupakan yang paling tebal sehingga diamaternya bisa mencapai angka 20 juta kilometer.

4). Ekor

Ekor komet merupaan bagian yang paling menakjubkan dari komet. Ekor komet merupakan gas bercahaya yang terjadi pada saat komet lewat di dekat matahari. Ekor ini merupakan bagian yang terbakar oleh matahari. Pada sasat terbakar maka bagian ini akan membentuk sebuah ekor dan ukurannya bisa sangat panjang hingga berpuluh- puluh kilometer.

Demikianlah artikel dari pengajar.co.id tentang √ Ciri Komet : Pengertian, Jenis dan Bagiannya semoga bermanfaat.

Baca Juga :

Lihat Juga:   √Apa Itu Brainware : Pengertian, Fungsi, Jenis, Komponen dan Contohnya
Lihat Juga:   √ Makalah Proposal : Pengertian, Jenis, Fungsi, Tujuan, Unsur
Lihat Juga:   √ Cerita Dongeng Sulawesi Selatan : Kisah Putri Tandampalik
Lihat Juga:   √Pengertian Prosedur : Macam, Tujuan, Ciri, Struktur, Contoh dan Kaidah Secara Lengkap