√ Definisi Akuntansi : Definisi, Jenis, Fungsi, Komponen, Tujuan dan Manfaatnya

Diposting pada

Definisi Akuntansi

Akuntansi dalam sudut pengguna adalah sebuah bentuk disiplin ilmu yang menampilkan suatu informasi yang diperlukan dalam hal pelaksanaan dan juga pengevaluasian aktivitas ekonomi secara efektif. Sedangkan definisi akuntansi dari sudut proses kegiatan ialah sebuah proses pencatatan, penggolongan maupun pengklasifikasian, pelaporan dan juga penganalisisan data keuangan sebuah organisasi atau entitas.

√ Definisi Akuntansi : Definisi, Jenis, Fungsi, Komponen, Tujuan dan Manfaatnya

Jenis-jenis Akuntansi

Jenis Akuntansi secara umum ada 6, yakni akuntansi biaya, akuntansi keuangan, akuntansi pemerintahan, akuntansi syariah dan akuntansi anggaran serta akuntasi manajemen. Berikut dibawah ini penjelsaannya.

1). Akuntansi biaya

Akuntansi biaya merupakan sebuah kegiatan pencatatan, pengukuran, hingga proses melaporkan keuangan dengan menggolongkan dan juga meringkas sebuah biaya produksi sebuah produk, penjualan produk tersebut, atau jasa memakai cara tertentu yang lengkap dengan penjelasannya.

2). Akuntansi keuangan

Akuntansi keuangan merupakan sebuah sistem dalam kegiatan akuntansi yang berkaitan dengan segala persiapan laporan keuangan bagi pihak luar contohnya seperti, pemegang saham, pemasok, kreditor, dan lainnya yang mengatur semua pencatatan transaksi yang dilakukan oleh perusahaan.

3). Akuntansi pemerintahan

Akuntansi pemerintahan sudah pasti berhubungan dengan dunia akuntan milik pemerintah. Akuntansi pemerintahan merupakan sebuah aplikasi akuntansi keuangan negara yang mengatur tahapan pelaksanaan anggaran termasuk semua pengaruhnya baik yang bersifat sementara atau permanen yang berada pada segala tingkatan dan unit pemerintahan.

4). Akuntansi anggaran

Akuntansi anggaran merupakan sebuah teknik yang dipakai dalam dunia akuntan untuk mencatat setiap transaksi yang terjadi pada setiap anggaran, mulai dari anggaran yang disahkan, dialokasikan, hingga yang dilaksanakan yang sampai pada penutupan buku anggaran akhir tahun.

5). Pengertian akuntansi syariah

Akuntansi syariah merupakan akuntansi yang berorientasi pada nilai nilai atau syariat islam. Pengertian akuntansi syariah tidak bisa dipisahkan dengan asal muasal pemberlakuan semua proses akuntansi secara syariah, yakni hukum-hukum islam ikut berperan penting untuk menjaga kesejahteraan sosial.

6). Pengertian akuntansi manajemen

Akuntansi manajemen merupakan sebuah sistem dalam dunia akuntan yang berhubungan erat dengan ketentuan dan juga pemakaian informasi akuntansi untuk manajemen dalam sebuah organisasi. Selain dari pada itu juga sebagai dasar manajemen dalam membuat keputusan bisnis supaya manajemen lebih siap dalam mengelola dan memfungsikan segala tindakan dengan kontrol.

Fungsi Akuntansi

Berikut dibawah ini beberapa fungsi dari akuntansi

1). Recording Report

Untuk merekam catatan transaksi secara sistematis dan juga kronologis dari begitu banyaknya transaksi keuangan yang selanjutnya dikirim ke berbagai Account Ledger serta akhirnya mempersiapkan akun akhir untuk mengetahui laba maupun rugi dari bisnis pada akhir periode akuntansi.

2). Melindungi Properties

Untuk menghitung jumlah real dari Penyusutan Aset dengan menentukan Metode yang tepat dan berlaku untuk aset tertentu. Semua disipasi tidak sah dari setiap aset akan membawa bisnis untuk ambang kebangkrutan.

3). Komunikasikan Hasil

Akuntansi akan selalu mengkomunikasikan hasil dan juga transaksi yang dicatat ke berbagai pihak yang tertarik dalam bisnis tertentu, contohnya seperti investor, kreditor, karyawan, kantor pemerintahan, peneliti dll

4). Meeting Legal

Untuk merancang dan juga mengembangkan sistem, contohnya seperti menjaga catatan dan juga pelaporan hasil yang selalu memenuhi dan persyaratan hukum untuk mengaktifkan kepemilikan maupun wewenang untuk mengajukan berbagai pernyataan, contohnya seperti Pengembalian Pendapatan Pajak, Pengembalian Penjualan-Pajak dll

5). Klasifikasi

Sebagai klasifikasi berhubungan dengan analisis sistematis dari data yang tercatat, dengan maksud untuk transaksi kelompok maupun entri dari satu tempat ke tempat lain. Pekerjaan klasifikasi dilakukan dalam buku yang dinamai dengan “Ledger”.

6). Summarize

Ini meliputi penyajian data rahasia dengan cara yang bisa dipahami dan berfungsi untuk internal atupun eksternal pemakai akhir dari laporan akuntansi.

7). Menganalisis dan Menafsirkan

Ini merupakan fungsi terakhir akuntansi. Data keuangan yang direkam dianalisis dan juga diinterpretasikan dengan cara yang akhir-pemakai bisa membuat penilaian yang berarti tentang keadaan keuangan serta profitabilitas operasi bisnis.

Komponen Akuntansi

Berikut dibawah ini beberapa komponen dari akuntansi

1). Asset (Harta)

Asset adalah sumber daya yang bisa diukur secara finansial yang dimiliki perusahaan. Aset mempunyai nilai ekonomi yang terukur dan juga bisa dinyatakan dalam nilai.

2). Liabilities (Kewajiban)

Kewajiban merupakan kewajiban keuangan perusahaan, atau hal-hal yang harus perusahaan bayar. Ini termasuk dalam jumlah yang terutang kepada pemberi pinjaman dan maupun pemasok.

3). Equity (Ekuitas)

Ekuitas merupakan investasi yang dibuat oleh pemegang saham di perusahaan dan juga pada dasarnya merupakan nilai mata uang serta nilai perusahaan.

4). Income (Pendapatan)

Pendapatan merupakan jumlah pendapatan yang didapat dari setiap saat bisnis menyediakan layanan maupun menjual produk ke pelanggan atau dengan cara lain apabila perusahaan mendapatkan penghasilan. Beberapa akun pendapatan melibatkan pendapatan penjualan, pendapatan jasa dan pendapatan bunga serta komisi/fee.

5). Expenses (Biaya/Pengeluaran)

Biaya merupakan biaya yang terkait dengan menjalankan bisnis, termasuk tagihan maupun biaya operasional. terdapat pula biaya yang serupa dengan pendapatan.

Tujuan Akuntansi

Akuntansi mempunyai beberapa tujuan, tujuan akutansi keuangan menurut Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) ialah sebagai berikut:

1). Untuk memberi informasi keuangan yang secara handal dan dapat dipercaya mengenai kewajiban, modal dan juga sumber ekonomi
2). Untuk memberi informasi yang terpercaya tentang perubahan perubahan yang ada pada sumber sumber ekonomi suatu perusahaan yang muncul sebab adanya kegiatan usaha
3). Untuk memberi informasi keuangan yang dapat membantu pemakainya dalam memperkirakan potensi perusahaan dalam memperoleh laba
4). Untuk memberi informasi penting yang lain tentang perubahan perubahan pada sumber ekonomi dan juga kewajiban
5). Untuk memberikan seakurat mungkin informasi lain yang masih berhubungan dengan laporan keuangan yang masih relevan untuk dipakai oleh pemakai laporan keuangan

Manfaat Akuntansi

Berikut dibawah ini beberpa manfaat dari akuntansi

1). Untuk Perencanaan, Koordinasi, Pengawasan serta Pengendalian

Manajer sebagai pihak internal yang berhubungan langsung dengan perusahaan memerlukan informasi keuangan yang disajikan melalui proses akuntansi untuk kebutuhan perencanaan (planning), koordinasi (coordination), pengawasan dan juga pengendalian (controlling) kondisi serta keuangan perusahaan.

2). Merencanakan dan Menetapkan Aktifitas Perusahaan

Laporan keuangan menyampaikan data aset kas ataupun non kas perusahaan. Untuk kepentingan operasional perusahaan memerlukan data tersebut supaya diketahui secara valid dan juga akurat tentang kondisi likuiditas perusahaan. Sehingga bisa terencana dengan jelas apakah perusahaan bisa melakukan pembelian, membayar utang dan juga lokasi sumber daya ekonomi lainnya.

3). Sebagai Dasar untuk Menghitung Besar Pajak

Perusahaan mempunyai kewajiban membayar pajak pada negara. Besar pajak yang harus dipenuhi tersebut disesuaikan dengan keadaan laba perusahaan. Laba maupun keuntungan perusahaan dalam periode tertentu bisa diketahui melalui proses akuntansi. SelaiN itu , kebijakan pajak perusahaan juga bisa ditentukan setelah menganalisis laporan keuangan.

4). Untuk Memperoleh Pinjaman dari Kreditur

Kreditur yang menyampaikan pinjaman biasanya mempunyai persyaratan tertentu misal rasio likuiditas perusahaan yang harus bagus. Rasio ini bisa dihitung melalui laporan keuangan, yakni dengan membandingkan aset-aset terhadap utang lancar perusahaan. Fungsinya untuk mengetahui apakah perusahaan bisa untuk memenuhi kewajiban utang jangka pendeknya. Para kreditur ini dapat lembaga perbankan maupun lembaga kreditur lainnya.

5). Menyediakan Informasi Keuangan bagi Investor

Setiap pihak pasti akan berhati-hati apabila ingin melakukan investasi. maka dari itu investor yang biasanya berinvestasi dalam jumlah uang yang cukup banyak. sebab itu diperlukan sikap waspada dan juga pertimbangan yang matang untuk memutuskan apakah investor jadi menyerahkan uangnya pada suatu perusahaan atau tidak.

6). Menjadi Bahan Pertimbangan bagi Rekan Bisnis

Suatu perusahaan tidak akan mau bekerja sama dengan perusahaan lain yang mempunyai keadaan keuangan kurang baik. Hal tersebut jelas sebab perusahaan menginginkan pendapatan keuntungan dari setiap hubungan bisnisnya. Maka keadaan suatu perusahaan yang baik maupun tidak tercermin dalam laporan keuangannya.

Demikianlah artikel tentang √ Definisi Akuntansi : Definisi, Jenis, Fungsi, Komponen, Tujuan dan Manfaatnya dari pengajar.co.id semoga bermanfaat.

Lihat Juga:   √ Akibat Sistem Tanam Paksa : Pengertian, Latar Belakang, Ketentuan, Contoh dan Dampaknya
Lihat Juga:   √ Komponen Peta : Pengertian, Jenis, komponen, Fungsi dan Tujuannya
Lihat Juga:   √Bea Materai : Pengertian, Fungsi, Objek, Subjek dan Tarifnya
Lihat Juga:   √Konduksi, Konveksi, Radiasi : Pengertian Dan Contohnya