√ Rantai Makanan : pengertian, Jaring Makanan dan Jenis

Diposting pada

Pengertian Rantai Makanan

Rantai makanan merupakan sebuah peristiwa makan dan juga dapat dimakan antara sesama makhluk hidup dengan urutan-urutan yang tertentu. Dalam suatu rantai makanan ini terdapat makhluk hidup yang memiliki peran sebagai produsen, konsumen, dan juga sebagai dekomposer. Pada kejadian rantai makanan akan terjadi suatu proses makan dan juga dimakan dalam suatu urutan tertentu. Dan setiap tingkat dari rantai makanan dalam sebuah ekosistem yang sering disebut juga dengan tingkat trofik.

Pada tingkat trofik yang pertama yaitu suatu organisme yang dapat menghasilkan atau juga membuat suatu zat makanan sendiri yakni utuk tumbuh-tumbuhan hijau bisa disebut juga sebagai produsen. Lalu organisme ini yang akan menempati urutan tingkat tropik yang kedua kniya konsumen primer (konsumen tingkat I), konsumen ini pada umumnya ditempati oleh hewan hewan herbivora atau pemakan tumbuhan

Selanjutnya organisme yang menempati urutan tingkat tropik yang ketiga sering disebut juga dengan konsumen sekunder (Konsumen tingkat II),pada umumnya ditempati oleh hewan-hewan carnivora atau pemakan daging dan juga seterusnya. Dan organisme yang akan menempati tingkat tropik tertinggi maupun yang terakhir disebut juga dengan konsumen puncak,yang biasanya ditempati oleh hewan omnivora.

Jaring-jaring Makanan

√ Rantai Makanan : pengertian, Jaring Makanan dan Jenis

Jaring-jaring makanan merupakan suatu gabungan dari rantai-rantai makanan yang akan berhubungan dikombinasikan maupun digabung, yang tumpang tindih dalam ekosistem. Pada contoh diatas terdapat 5 rantai makanan yang akan bergabung menjadi suatu ekosistem yakni menjadi sebuah jaring-jaring makanan. Rantai makanan itu yang diantaranya ialah :

1. bunga->ulat->burung pipit->elang

2. sawi->ulat->burung pipit->elang

3. sawi->belalang->burung pipit->elang

4. sawi->belalang->katak->elang

5. sawi->tikus->elang

Keterangan :

Jaring-jaring makanan merupakan suatu gabungan dari rantai-rantai makanan yang berhubungan dikombinasikan ataupun digabung, yang tumpang tindih dalam ekosistem. Pada contoh diatas juga terdapat lima rantai makanan yang akan bergabung menjadi suatu ekosistem yaitu menjadi sebuah jaring-jaring makanan. Pada tingkat trofik pertama ialah organisme yang mampu menghasilkan salah satu zat makanan sendiri yakni tumbuhan hijau atau juga organisme autotrof yang sering disebut produsen. Terlihat pada gambar bahwa yang akan bertindak sebagai produsen merupakan bungan dan juga sawi. Organisme yang dimana menduduki tingkat tropik kedua disebut konsumen primer . Konsumen I juga biasanya akan diduduki oleh hewan herbivora. Terlihat pada gambar bahwa yang akan berperan sebagai konsumen I (Herbivora) merupakan ulat, belalang, dan tikus. Organisme yang dimana menduduki tingkat tropik ketiga disebut juga konsumen sekunder (Konsumen II),yang diduduki oleh hewan pemakan daging (karnivora).

  • Pada tingkat trofik pertama ialah organisme yang mampu dapat menghasilkan zat makanan sendiri yakni pada tumbuhan hijau atau organisme autotrof yang sering disebut produsen.apat Terlihat pada gambar bahwa yang bertindak sebagai produsen adalah bunga dan sawi.
  • Organisme yang ini menduduki tingkat tropik kedua disebut konsumen primer (konsumen I). Konsumen I juga biasanya diduduki oleh hewan herbivora. Terlihat pada gambar bahwa yang berperan sebagai konsumen I (Herbivora) ialah ulat, belalang, dan tikus.
  • Organisme yang dimana menduduki tingkat tropik ketiga disebut konsumen sekunder (Konsumen II),akan diduduki oleh hewan pemakan daging (karnivora). Terlihat jelas pada gambar bahwa yang bertindak sebagai konsumen II (karnivora) ialah burung pipit dan katak.
  • Organisme yang akan menduduki tingkat tropik tertinggi sering disebut konsumen puncak. Terlihat pada gambar bahwa burung elang ini akan bertindak sebagai konsumen III/konsumen puncak (karnivora).

Jenis Atau Tipe Rantai Makanan

berdasarkan organisme yang akan mengawali, rantai makanan ternyata dibagi menjadi beberapa tipe. Rantai perumput, rantai detritus, rantai parasit, dan juga rantai saprofit. Berikut perbedaan masing-masing penjelasnnya yakni:

a. Rantai makanan perumput

Rantai makanan yang satu ini paling sering ditemui maupun dikenali. Rantai makanan ini akan dimulai dari tumbuh-tumbuhan sebagai produsen pada tingkat trofik pertamanya.
Contoh dari siklus rantai makanan yang satu ini yaitu :
rumput ==> belalang ==> burung ==> ular.

b. Rantai makanan detritus

Rantai makanan yang satu ini tidak dimulai dari suatu tumbuhan,akan tetapi dimulai dari detritivor. Detritivor yakni suatu organisme heterotrof yang mendaptkan energi dengan cara memakan sisa-sisa dari makhluk hidup yang lain.

c. Rantai makanan Parasit

Parasit meruakan suatu istilah bagi organisme yang hidup dengan cara merugikan organisme lainnya atau inang. Ciri khas tipe rantai makanan ini ialahterdapat organisme kecil yang dapat memangsa organisme besar.

Perhatikan contoh rantai makanan parasit berikut. kerbau -> kutu ==> burung jalak ==> elang

d. Rantai makanan Saprofit

Ciri-ciri rantai saprofit akan dimulai dari penguraian jasad mati makhluk hidup oleh organisme saprofit.misalnya organisme saprofit ialah bakteri, jamur, dan juga lumut kerak. Saprofit meruapakan suatu istilah bagi organisme yang mampu mengurai sisa-sisa organisme yang telah mati. Organisme saprofit berbeda dengan detritifor. Saprofit akan mengurai bahan organik sisa jasad mati menjadi bahan anorganik yang akan diserap lagi oleh tumbuhan.Perhatikan contoh rantai makanan saprofit berikut.Kayu lapuk -> jamur -> ayam -> rubah

Demikianlah artikel tentang √ Rantai Makanan : pengertian, Jaring Makanan dan Jenis dari pengajar.co.id semoga bermanfaat.

Lihat Juga:   √ Sejarah Singkat Lahirnya Pramuka Di Indonesia
Lihat Juga:   √Contoh Majas Metafora : Pengertian, Ciri, Jenis dan Fungsinya
Lihat Juga:   √ Ciri Fungi : Pengertian dan Klasifikasinya
Lihat Juga:   √ Jaringan Kolenkim : Pengertian, Fungsi, Macam, Ciri dan Struktur