√ Teks Eksposisi

Diposting pada

Pengertian Teks Eksposisi

Teks eksposisi adalah paragraf atau karangan yang terkandung sejumlah informasi dan pengetahuan yang disajikan secara singkat, padat, dan akurat. Paragraf eksposisi ini bersifat Ilmiah atau dapat dikatakan non fiksi.  Teks Eksposisi adalah suatu teks untuk mengusulkan pendapat pribadi mengenai suatu hal yang didalamnya terdapat argumen-argumen untuk menegaskan atau memperkuat pendapat tersebut.


Teks Eksposisi

Tujuan Teks Eksposisi

Tujuan teks eksposisi adalah untuk memaparkan atau menjelaskan infomasi-informasi tertentu sehingga pengetahuan para pembaca bertambah.


Ciri-Ciri Teks Eksposisi

  1. Menjelaskan informasi-informasi pengetahuan
  2. Gaya informasi yang mengajak
  3. Penyampaian secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku
  4. Tidak memihak artinya tidak memaksakan kemauan penulis terhadap pembaca
  5. Fakta dibakai sebagai alat kontribusi dan alat kontritasi
  6. Struktur Teks Eksposisi
  7. Tesis (Pembukaan)
  8. Argumentasi (Isi)
  9. Penegasan Ulang (Penegasan ulang).

Baca Juga : Gaya Lompat Jauh


Struktur Teks Eksposisi

Struktur teks eksposisi terdiri atas tiga bagian: (1) tesis, (2) argumentasi, dan (3) penegasan ulang.

  1. Tesis

Tesis adalah bagian yang berisi  sudut  pandang penulis  terhadap  permasalahan yang diangkat. Istilah ini mengacu ke suatu bentuk pernyataan atau bisa juga sebuah teori yang nantinya akan diperkuat oleh argumen. Dalam teks eksposisi, bagian ini merupakan bagian penting yang muncul di awal teks walau ada kemungkinan dapat diletakkan kembali pada bagian akhir (penegasan ulang).

Contoh tesis teks eksposisi :

Kopi dapat membantu menjaga kesehatan mulut dan gigi.


  1. Argumentasi

 Argumentasi adalah bentuk alasan atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan dalam tesis walaupun dalam pengertian yang umum, argumentasi juga dapat digunakan untuk menolak suatu pendapat. Argumentasi dapat berupa pernyataan umum (generalisasi) atau dapat juga berupa data hasil temuan penelitian, pernyataan para ahli atau fakta-fakta yang didasari atas referensi yang dapat dipercaya.

Contoh argumentasi

  • Kopi ternyata mengandung senyawa yang bersifat antibakteri sehingga dapat membunuh bakteri yang bersarang dalam mulut.
  • Kopi juga mengandung zat trigonelline yang mencegah gigi berlubang.

  1. Penegasan Ulang/Simpulan

Ini adalah bagian terakhir dari struktur teks eksposisi. Bagian ini mengandung pernyataan simpulan yang menegaskan kembali tesis yang telah dikemukakan di awal teks dan dibuktikan atau diperkuat oleh unsur argumen pada poin kedua.

Contoh penegasan ulang

Kopi yang mengandung senyawa antibakteri terbukti dapat menjaga kesehatan mulut dari bakteri dan mampu mencegah gigi berlubang karena mengandung zat *trigonelline.*

Lihat Juga:   √Apa Itu Stakeholder : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contohnya

Baca Juga : Macam Macam Wujud Kebudayaan : Pengertian, Ciri, Fungsi, Unsur


Macam-macam Teks Eksposisi

Ada beberapa jenis paragraf eksposisi :

  • Teks Eksposisi berita, berisi pemberitaan mengenai suatu kejadian. Jenis ini banyak ditemukan pada surat kabar
  • Teks Eksposisi ilustrasi, pengembangannya menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. Mengilustrasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan sifat. Biasanya menggunakan frase penghubung “seperti ilustrasi berikut ini, dapat diilustrasikan seperti, seperti, bagaikan.”

  • Teks Eksposisi proses, sering ditemukan dalam buku-buku petunjuk pembuatan, penggunaan, atau cara-cara tertentu.
  • Teks Eksposisi perbandingan, dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain.
  • Teks Eksposisi pertentangan, berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. frase penghubung yang biasa digunakan adalah “akan tetapi, meskipun begitu, sebaliknya.”

  • Teks Eksposisi definisi, batasan pengertian sesuatu dengan menfokuskan pada karakteristik sesuatu itu.
  • Teks Eksposisi analisis, proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa subbagian, kemudian masing-masing dikembangkan secara berurutan.
  • Teks Eksposisi klasifikasi, membagi sesuatu dan mengelompokkan ke dalam kategori-kategori
  • Selain jenis-jenis teks eksposisi di atas, ada pula :
  • Teks Eksposisi Analitik
  • Teks Eksposisi Hortatorik

Ciri kebahasaan Teks Eksposisi

  1. Pronomina adalah kata yang menggantikan suatu benda

terdiri atas kata ganti :

  • orang:
  • pemilik : -ku, -mu, -nya
  • – tanya : apa, siapa, dimana
  • tak tentu : barang siapa, beberapa
  • -penunjuk :ini, itu

  1. Kata penghubung adalah menghubungkan kata dengan kata, atau kalimat dengan kalimat
  • setara : dan
  • pertentangan/perlawanan : tetapi
  • pilihan :atau
  • penambahan
  • -sebab akibat :sebab
  • -perbandingan: sedangkan
  • -syarat : jika

  1. Kata leksikal adalah kata yang mempunyai arti dalam kamus
  2. Kalimat definisi ( menjelaskan)
  3. Kalimat deskripsi (menggambar/melukiskan)

Baca Juga : Cara Membuat Proposal : Pengertian, Jenis, Unsur, Tujuan dan Fungsinya


Kaidah Teks Eksposisi

  1. Menjelaskan pendapat
  2. Memerlukan fakta untuk pembuktian berupa data
  3. Menggali sumber ide dari pengamatan, pengalaman, dan penelitian.
  4. Penutup berisi kesimpulan argument atau penegasan pendapat
  5. Tidak menekankan pada emosi dan unsur subjektif.
  6. Menggunakan bahasa secara baik dan benar, efektif, dan tidak menimbulkan salah penafsiran.

  • Menggunakan nomina dan pronomina
  • Menggunakan kata-kata leksikal verba, adjektiva dan adverbia
  • Menggunakan kata hubung (konjungsi)
  • Menyatakan sikap penulis

Contoh Teks Eksposisi

Kemacetan dan Masa Depan Kota

By: Novi Ermawati

Tesis :

Transportasi didefinisikan oleh para ahli sebagai kebutuhan turunan dari berbagai kegiatan ekonomi maupun sosial (lihat misalnya Morlock, 1985). Tipe kegiatan sosial ekonomi yang berbeda akan memiliki dampak kegiatan transportasi yang berbeda pula.


Argumentasi :

Kegiatan transportasi harian relatif menimbulkan pergerakan yang bersifat berulang, misalnya yang terjadi pada para pekerja dan mereka yang menempuh pendidikan di sekolah. Di Yogyakarta, kota kita tercinta ini, kemacetan terjadi setiap hari pada titik-titik yang menjadi jalur pergerakan para pekerja dan siswa dari tempat tinggal menuju lokasi kerja dan sekolah.

Lihat Juga:   √Contoh Majas Metafora : Pengertian, Ciri, Jenis dan Fungsinya

Kemacetan yang berulang pada jangka lebih panjang cenderung terjadi pada musim liburan maupun lebaran. Pada tahap kedatangan dan kepulangan, kemacetan parah akan terjadi pada jalan-jalan arah luar kota (misalnya Jalan Magelang, Jalan Solo, Jalan Palagan dan Jalan Wates). Pada rentang di antara masa tersebut, kemacetan dapat dirasakan di pusat kota sebagai lokasi menginap dan tujuan wisata (seperti Malioboro, Prawirotaman), serta jalan-jalan menuju objek wisata, seperti Jalan Parangtritis.


 Penegasan Ulang :

Kemacetan harian yang dominan ditimbulkan oleh aktivitas masyarakat dalam lingkup internal. Kemacetan yang berulang setiap hari merupakan ekses dari pola tempat tinggal, bekerja dan bersekolah. Upaya mendekatkan lokasi tempat tinggal dengan lokasi kegiatan merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan. Bentuknya dapat berupa pemberian insentif tempat tinggal berupa rumah susun sewa maupun milik yang cukup nyaman untuk beraktivitas. Selama ini sepertinya belum ada upaya pengaturan pola berkegiatan yang sistematis.


Jenis-Jenis Paragraf Eksposisi. Eksposisi merupakan karangan yang bertujuan untuk menginformasikan tentang sesuatu atau menerangkan suatu topik kepada pembaca dengan tujuan memberikan informasi sehingga memperluas pengetahuan pembaca. Untuk memahaminya, pembaca perlu proses berpikir dan melibakan pengetahuan.


Baca Juga : Contoh Soal Baris dan Deret Beserta Penjelasannya


Jenis –Jenis Paragraf Eksposisi

Ada beberapa jenis paragraf eksposisi:

  • Eksposisi berita, berisi pemberitaan mengenai suatu kejadian. Jenis ini banyak ditemukan pada surat kabar
  • Eksposisi ilustrasi, pengembangannya menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. Mengilustrasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan sifat. Biasanya menggunakan frase penghubung “seperti ilustrasi berikut ini, dapat diilustrasikan seperti, seperti, bagaikan.”
  • Eksposisi proses, sering ditemukan dalam buku-buku petunjuk pembuatan, penggunaan, atau cara-cara tertentu.

  • Eksposisi perbandingan, dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain.
  • Eksposisi pertentangan, berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. frase penghubung yang biasa digunakan adalah “akan tetapi, meskipun begitu, sebaliknya.”
  • Eksposisi definisi, batasan pengertian sesuatu dengan menfokuskan pada karakteristik sesuatu itu.
  • Eksposisi analisis, proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa subbagian, kemudian masing-masing dikembangkan secara berurutan.
  • Eksposisi klasifikasi, membagi sesuatu dan mengelompokkan ke dalam kategori-kategori

Baca Juga : Contoh Kalimat Persuasif : Pengertian, Jenis, Ciri, dan Fungsinya


Contoh-contoh paragraf eksposisi

  1. Eksposisi berita

Para pedagang daging sapi di pasar-pasar tradisional mengeluhkan dampak pemberitaan mengenai impor daging ilegal. Sebab, hampir seminggu terakhir mereka kehilangan pembeli sampai 70 persen. Sebaliknya, permintaan terhadap daging ayam dan telur kini melejit sehingga harganya meningkat.

Lihat Juga:   √Penyakit Bronkitis : Pengertian, Penyebab, Pengobatan, Gejala dan Diagnosis Secara Lengkap

  1. Eksposisi ilustrasi

Dalam tubuh manusia terdapat aktivitas seperti pada mesin mobil. Tubuh manusia dapat mengubah energi kimiawi yang terkandung dalam bahan–bahan bakarnya-yakni makanan yang ditelan– menjadi energi panas dan energi mekanis. Nasi yang Anda makan akan dibakar dalam tubuh sebagaimana bensin dibakar dalam silinder mesin mobil. Sebagian dari energi kimiawi yang disediakan oleh nasi itu diubah menjadi energi panas yang membuat tubuh tetap hangat. Sebagian lagi berubah menjadi energi mekanis yang memungkinkan otot-otot dapat memompa darah dalam tubuh atau menggerakkan dada pada waktu bernapas.


  1. Eksposisi Proses

Energen, nutrisi empat sehat lima sempurna dapat disajikan dengan mudah. Tuangkan energen ke dalam gelas. Tambahkan 150 ml air hangat dan aduk hingga merata. Energen hangat siap dihidangkan.


  1. Eksposisi perbandingan

Tinju bukanlah jenis olah raga yang banyak peminatnya. Yang banyak adalah penggemarnya. Berbeda dengan olah raga jalan kaki. Peminatnya banyak, penggemarnya sedikit. Tidak ada orang yang menonton orang lain berjalan kaki.


  1. Eksposisi pertentangan

Orang yang gemar bersepeda umumnya orang yang suka pada alam. Sebaliknya, orang yang tak pernah bersepeda kebanyakan orang kota yang ke mana-mana terbiasa naik mobil nyaman. Mereka akan menggerutu jika menemui jalan sempit di desa-desa.


  1. Eksposisi definisi

Metonimi merupakan jenis gaya kias yang menggunakan kata-kata untuk pengertian yang lebih luas aau yang lebih sempit dari artinya yang lazim. Kata-kata dengan makna luas atau menyempit digunakan untuk menamai hal-hal atau sesuatu yang dimaksudkan.


  1. Eksposisi analisis

Berbagai teori dikemukakan untuk mencari latar belakang kematian Merilyn Monroe. Ada yang berpendapat dia diancam oleh mafia. Seorang detektif memperkirakan, Merilyn pernah berhubungan dengan J.F. Kennedy. Dia dibunuh untuk menutupi kejadian yang dapat merusak nama baik tokoh penting AS tersebut.


  1. Eksposisi klasifikasi

Sistem penamaan jenis-jenis kritik sastra bervariasi, bergantung pada pendekatan yang digunakan. Pendekatan moral menekankan pertalian karya sastra dengan wawasan moral dan agama. Pendekatan historis, bekerja atas dasar lingkungan karya sastra berkaitan dengan fakta-fakta dari zaman dan hidup pengarang. Pendekatan impresionistik, yang menjadi ciri khas aliran sastra romantik, menekankan efek personil karya sastra pada kritikusnya.


Demikianlah artikel dari pengajar.co.id, semoga artikel ini dapat bermanfaat.