√Contoh Hujan Asam : Pengertian, Proses, Penyebab, Sifat dan Karakteristik

Pengertian hujan asam

√Contoh Hujan Asam:Pengertian,Proses,Penyebab,Sifat dan Karakteristik

Hujan asam merupakan hujan yang mempunyai kadar keasaman yang akan rendah pada setiap tetes airnya. Keadaan keasaman hujan yang akan normal dimana pada umumnya mempunyai pH 5,7 sehingga dapat juga diartikan bahwa jika hujan yang memiliki pH kurang dari 5,6 berarti adalah hujan asam. Penelitian baru-baru ini sudah menunjukan pH hujan sudah dapat berubah yang asalnya dari 6 menjadi ke 4 ini yang disebabkan oleh banyaknya gas buangan yang akan menimbulkan hujan asam. Gas yang menyebabkan hujan asam ini juga biasanya juga dihasilkan oleh bencana alam seperti letusan gunung berapi, kalau letusan gunung berapi itu juga penyebabnya mungkin wajar-wajar saja karena reaksi dari alam, tapi penyebab yang paling parah merupakan ulah manusia contohya seperti asap kendaraan bermotor, asap pabrik ataupun industri dan lain-lain.

Terjadinya hujan asam tentunya akan ada penyebabnya, seperti penjelasan tadi bahwa penyebab hujan asam diantaranya seperti bencana alam salah satunya letusan gunung berapi dan paling besar ulah manusia misalnya seperti asap industri dan asap kendaraan bermotor

Proses Terjadinya Hujan Asam

Tahapan- tahapan yang akan dilalui dalam proses yang terjadinya hujan asam ini setidaknya ada enam tahapan. Tahapan- tahapan tersebut akan dijelaskan secara urut dan disebut dengan kronologis. berikut ada beberapa tahapan- tahapan yang akan terjadinya hujan asam ini secara urutm yakni:

a.Di Bumi juga terdapat beragam aktivitas baik aktivitas alam maupun aktivitas manusia yang dapat menimbulkan berbagai macam gas penyebab hujan asam, seperti karbondioksida, karbonmonoksida, sulfur dioksida, dan hidrogen sulfur.

b.Kemudian di Bumi juga akan terjadi penguapan oleh berbagai macam sumber air yang disebabkan oleh pemanasan sinar matahari atau menghasilkan uap air yang banyak.

c.Setelah itu uap air yang akan timbul dari pengembunan tersebut akan bertemu dengan gas- gas yang menyebabkan akan terjadinya hujan asam tersebut. Yakni karbondioksida ataupun karbonmonoksida dengan uap air, serta hidrogen sulfur maupun sulfur oksida dengan uap air.

d.Adanya pertemuan uap air dengan karbondioksida atau karbon monoksida ini akan menghasilkan asam yang bersifat lemah. Hidrogen oksida atau juga sulfur dioksida ketika akan bertemu dengan uap air akan juga menghasilkan asam yang akan bersifat sangat kuat.

e.Kemudian kandungan yang akan bertemu tersebut akan terbawa oleh angin menuju tempat yang jauh dari sumbernya atau semakin ke atas.

Penyebab Terjadinya Hujan Asam

Karbondioksida atau CO2 dan karbon monoksida atau CO. Karbondioksida dan karbon monoksida ini merupakan suatu gas hasil suatu proses dari pembakaran yang bertemu dengan uap air atau H2O. kedua gas ini apabila bertemu akan dapat membentuk asam karbonat atau H2CO3 yang termasuk ke dalam kategori asam lemah.
Hidrogen sulfida atau H2S, sukfur oksida atau SO2 yang akan bertemu dengan uap air atau H2O akan membentuk asam sulfat atau H2SO4 yang merupakan kategori asam yang kuat.

Selain fenomena alam maupun beragam aktivitas manusia yang dapat menimbulkan hujan asam, kita juga perlu mengetahui tenang apa saja gas- gas yang terlibat dalam proses akan terjadinya hujan asam ini. Beberapa gas yang akan terlihat dalam proses terjadinya hujan asam ini antara lain adalah:

1.Karbondioksida atau CO2.

Karbondioksida ini adalaah suatu gas hasil proses pembakaran. Hal- hal yang juga dapat menyebakan karbondioksida ini antara lain ialah pernafasan makhluk hidup, hasil pembakaran, polusi kendaraan bermotor.

2.Karbon monoksida atau CO.

Karbon monoksida ini juga merupakan satu gas yang juga diperoleh dari berbagai suaatu proses pembakaran. Seperti sama dengan halnya karbondioksida, karbon monoksida ini juga dapat diproduksi melalui ada beberapa aktivitas sebagai berikut: pernafasan makhluk hidup, hasil pembakaran, polusi kendaraan bermotor, atau lain sebagainya

3.Uap air atau H2O.

uap air juga merupakan elemen yang akan berperan dalam proses terjadinya hujan asam. Uap air ini dapat disebabkan oleh sebab adanya penguapan dari sumber- sumber air yang ada di Bumi ketika sedang dipanasi oleh sinar matahari.

4.Hidrogen sulfida atau H2S.

Yakni suatu gas yang akan timbul karena adanya terjadi pembakaran maupun pemanasan belerang.

5.Sulfur dioksida, yakni gas yang dapat timbul karena adanya pembakaran belerang pula, seperti sama halnya hidrogen sulfida.

Sifat Hujan Asam

Hujan asam merupakan sebuah hujan yang intensitas akan terjadinya meningkat ketika terjadi revolusi industri. Jenis industri yang paling banyak menimbulkan atau juga akan memicu terjadinya hujan asam adalah indistri yang melakukan pembakaran atau yang mempunyai cerobong asam dan menggunakannya sebagai cara untuk membuang asap sisa pembakaran.

Penggunaan cerobong asap memang bisa akan mengurangi polusi udara yang ada di permukaan Bumi, namun penggunaan cerobong asap ini akan justru akan menambah kontribusi pada penyebaran hujam asam sendiri. Hujan asam ini juga biasanya sering terjadi di daerah yang lokasinya jauh dari sumber maupun penyebab terjadinya hujan itu sendiri. Di wilayah Bumi, yang paling banyak mengalami hujan asam adalah di daerah gunung maupun bukitt. Hal ini karena adanya daerah pegunungan mempunyai curah hujan yang lebih tinggi daripada daerah maupun kawasan yang berada di sekitarnya.

Pengaruh dari hujan asam sendiri dapat kita lihat dari beberapa sudut ataupun beberapa hal, antara lain merupakan menurunnya jumlah ikan yang berada di danau. Selain itu, efek yang akan terlihat pada tumbuhan hijau adalah rusaknya lapisan lilin yang ada di daun tumbuhan
Dari hujan asam pula kita juga dapat banyak menemui beragam nutrisi yang akan hilang. Hal ini disebakan akan berakibat pada tumbuhan yang tidak akan tahan pada udara dingin dan juga tidak tahan akan terhadap serangan serangga atau juga jamur hujan asam juga dapat membuat pertumbuhan akar pada tumbuhan menjadi lambat. Dan manusia akan terganggu oleh berbagai macam penyakit karena adanya hujan asam ini.

5.Karakteristik hujan asam

Sama dengan halnya dengan jenis hujan yang lainnya, hujan asam ini akan memiliki karakteristik yang berbeda dengan air hujan yang lainnya. Yang akan menjadikan ciri khas dari hujan asam. Ciri- ciri yang akan di miliki oleh hujan asam ini hanya bisa kita akan temukan pada hujan asam saja. Berikut ini adalah ada beberapa ciri- ciri maupun karakteristik yang di miliki oleh hujan asam yakni:

  • Memiliki kadar pH dibawah normal, yakni di bawah 5,5
  • Dapat menyebabkan akan timbulnya rasa pusing bagi orang yang memiliki kekebalan tubuh yang sedang lemah
  • Menyebabkan gatal- gatal pada kulit yang alergi
  • Dapat meningkatkan seseorang terserang gangguan paru- paru maupun jantung
  • Hujan asamm yang pada awalnya terjadi karena di sebabkan oleh peningkatan emisi sulfur dioksida atau nitrogen oksida yang terdapat di atmosfer
  • Hujan asam ini akan terjadi karena terjadinya peningkatan kadar sulfat ataupun kadar asam nitrat yang ada dalam polusi udara

Karakteristik yang ada dalam hujan asam lainnya merupakam meliputi rasa atau juga warna. Kita hanya dapat mengetahui akan terjadinya hujan asam ini dari kandungan yang di miliki oleh hujan asam tersebut,atau mungkin kita bisa mengetahuinya dari dampak yang mungkin bisa ditimbulkan dari hujan asam tersebut.

demikianlah artikel dari pengajar.co.id yang menjelaskan tentang √Contoh Hujan Asam:Pengertian,Proses,Penyebab,Sifat dan Karakteristik, semoga artikel ini bermanfaat bagi membacanya dan menambah ilmu pengetahuan anda.

Lihat Juga:   √Apa Itu Cagar Alam : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Karakteristik, Tujuan dan Contohnya

Lihat Juga:   √Konduksi, Konveksi, Radiasi : Pengertian Dan Contohnya

Lihat Juga:   √Apa Itu Bioteknologi : Pengertian, Jenis, Manfaat, Dampak dan Contohnya

Lihat Juga:   √Biodisel Adalah : Pengertian, Bahan Baku, Manfaat, Kelebihan dan Kekurangannya

√Contoh Hujan Asam : Pengertian, Proses, Penyebab, Sifat dan Karakteristik
5 (100%) 1 vote

/* */
Click to Hide Advanced Floating Content

Send this to a friend