Paragraf Induktif

Diposting pada

Pada kesempatan kali ini pengajar.co.id akan membuat artikel mengenai Paragraf Induktif : Pengertian, Ciri, Contoh, Jenis, Pola, Indikator, Karakteristik, Metode, Cara Membaca, yuk sama-sama kita bahas di bawah ini : √ Contoh Paragraf Induktif : Pengertian , Ciri dan Jenisnya


Pengertian Paragraf Induktif

Paragraf Induktif merupakan sebuah paragraf yang diawali dengan suatu kalimat yang berisi penjelasan- penjelasan ,lalu kemudian diakhiri dengan kalimat utama.


Ciri Ciri Paragraf Induktif

ada Beberapa ciri ciri yang bisa digunakan untuk membedakan mana paragraf induktif dengan jenis paragraf yang lainnya adalah:

  • Diawali dengan suatu penjelasan penjelasan khusus
  • Pola kalimat telah disusun dari khusus ke umum (khusus-khusus-khusus-umum)
  • Kalimat utama merupakan sebuah kesimpulan
  • Kalimat utama terletak di akhir pada paragraf

Jenis Paragraf Induktif

Paragraf Induktif sendiri dibagi menjadi 3 jenis yaitu :

Paragraf Induktif generalisasi

Merupakan suatu pola pengembangan paragraf yang bertolak dari sejumlah fakta khusus yang mempunyai kemiripan menuju sebuah kesimpulan. Kesimpulan generalisasi ini didahului dengan penalaran generalisasi. Penalaran generalisasi pun bisa digunakan untuk mengembangkan sebuah paragraf. caranya penulis lebih dulu menyiapkan sejumlah peristiwa khusus dalam bentuk kalimat.lalu Kemudian pada bagian akhir paragraf itu diakhiri dengan kalimat yang berisi generalisasi dari peristiwa khusus yang telah disebutkan pada bagian awal tersebut. Kalimat terakhir ini biasanya berisi gagasan utama paragraf.


Paragraf Induktif Analogi

Merupakan pola penyusunan paragraf berupa perbandingan dari dua hal yang mempunyai sifat sama.Pengembangan paragraf secara analogi ini didasarkan dengan adanya anggapan bahwa jika sudah ada persamaan dalam berbagai segi maka akan ada juga persamaan pula dalam hal yang lainnya.


Paragraf Induktif Hubungan Kausal

Hubungan kausal merupakan sebuah pola penyusunan paragraf dengan menggunakan beberapa fakta yang memiliki pola hubungan sebab-akibat.


Pola Pragraf Induktif

  • Khusus
  • Khusus
  • Khusus
  • Umum

Indikator

Berikut ini tersedia beberapa penunjuk paragraf induktif, terdiri atas:

  1. Menemukan kalimat penjelas yang mendukung gagasan utama
  2. Menemukan kalimat yang mengandung gagasan utama pada paragraf
  3. Menuliskan kesimpulan paragraf induktif

Karakteristik Paragraf Berpola Induktif

Penalaran induktif merupakan usaha penalaran yang bertolak dari peristiwa-peristiwa yang sifatnya khusus menuju ekspresi umum. Bilamana diidentifikasi selaku Menggerbang, paragraf berpola induktif memiliki ciri-ciri seperti berikut.

  1. Letak kalimat utama di akhir paragraf.
  2. Diawali dengan uraian/penjelasan bersuasana khusus dan diakhiri dengan idiom umum.
  3. Paragraf iniduktif diakhiri dengan kesimpulan

Tidak sedikit para pelajar yang memiliki penyakit malas dalam membaca. Banyak ilmu yang tidak tergali oleh mereka. Mereka mengandalkan peran guru dalam membolehkan ilmu. Keadaan tersebut sungguh memprihatinkan. Minat baca buku di kalangan pelajar sangat rendah. Bedasarkan paragraf diatas, dapat dijelaskan dengan berikut.

Kalimat penjelas :

  1. Tidak sedikit para pelajar yang memiliki penyakit malas dalam membaca.
  2. Banyak ilmu yang tidak tergali oleh mereka.
  3. Mereka mengandalkan peran guru dalam membolehkan ilmu.
  4. Keadaan tersebut sungguh memprihatinkan.

Kalimat utama : Minat baca buku di kalangan pelajar sangat rendah


Metode Induktif

Paragraf Induktif yakni paragraf yang diawali dengan memaparkan permasalahan-permasalahan khusus (mengandung sebuah bukti bukti dan contoh-contoh fakta) yang diakhiri dengan rangkuman yang beragam berupa pernyataan umum. Paragraf Induktis sendiri dikembangkan menjadi beberapa macam atau jenis. pengembagan tertulis yaitu paragraf generalisasi, paragraf analogi, paragraf sebab akibat atau bisa pun akibat sebab.


Cara Membaca Paragraf Induktif

Selesei karangan anak-anak kelas 3 diperiksa, ternyata Ali, Toto, Alex, dan Burhan mengantongi nilai 8. Anak-anak yang lain mendapatkan 7. Kecuali Maman yang 6, dan tidak satu orang pun berhasil mendapat nilai yang kurang. Boleh dikatakan, anak kelas 3 cukup pintar dalam mengarang.


Contoh Paragraf Induktif

Contoh Paragraf Induktif 1

Ujian semester akhir mata kuliah pengembangan sistem informasi atau PSI telah selesai, kini hasil ujian mahasiswa sistem informasi semester 2 akan dibagikan. Dalam deretan daftar mahasiswa yakni Heri, Cepi Cahyana, Ujang Suherman atau juga Dadan telah mendapatkan nilai yang cukup memuaskan yaitu mendapatkan nilai A+.

lalu Sedangkan untuk mahasiswa yang lain kebanyakan hanya mendapatkan nilai B dan hanya ada 2 orang nilai C. Namun, dalam ujian mata kuliah PSI juga ada 3 orang yang tidak mengikuti sehingga tidak mendapatkan nilai apapuun. Dari keseluruhan nilai mata kuliah pengembangan suatu sistem informasi (PSI) dapat disimpulkan bahwa mahasiswa cukup bagus dalam mengerjakan sebuah soal terutama dalam menganalisis sebuah sistem.


Contoh Paragraf Induktif 2

Seorang musisi handal mampu membuat lagu-lagu yang sangat indah, musisi tersebut membuat lagu dengan menuangkan seluruh imajinasinya sehingga terbentuklah syair lagu yang bagus. Seorang penulis buku-buku dalam merangkai kata demi kata banyak membutuhkan pengembangan sebuah imajinasi.

Begitu juga dengan seniman yang menuangkan karyanya dalam bentuk seni lukisan mereka menuangkan semua karyanya dengan imajinasinya menjadi sebuah karya yang sangat indah. Maka dari itu imajinasi sangat dibutuhkan dalam menciptakan suatu karya.


Contoh Paragraf Induktif 3

Siapa yang tidak kenal dengan tanaman gelombang cinta, gelombang cinta salah satu jenis tanaman anthurium yang mempunyai harga yang lumayan mahal. Selain itu gelombang cinta ada juga Jenmani juga yakni jenis anthurium yang kini sedang banyak dicari, maka itu diberi harga yang laumayan cukup mahal.

Bukan karena harganya yang mahal, tanaman jenmani banyak dicari oleh penghobi tanaman hias dikarenakan tanaman jenmani mempunyai daun yang indah. Sebenarnya bukan hanya tanaman jenmani atau gelombang cinta yang banyak dicari penghobi tanaman hias, namun berbagai jenis anthurium pasti banyak dicari penghobi tanaman hias karena keindahannya luar biasa.


Contoh Paragraf Induktif Tentang Lingkungan

  • Contoh 1

Penanganan sampah plastik yang dapat kita lakukan ialah dengan mendaur ulang sampah plastik bekas menjadi suatu pelaksanaan membuat kerajinan tangan, atau pengelolaan yang lain dengan cara membakarnya. Karena sampah plastik tidak bisa buyar jika ditimbun kedalam tanah. Oleh sebab itu, kita mesti menyadari bahwa sampah plastik itu sangat berbahaya pada kondisi sekitar.


  • Contoh 2

Membuang sampah dengan sesuka hati kedalam sungai seperti sudah menjadi rutinitas atau bahkan tradisi turun temurun bagi warga Jakarta. Walaupun kebiasaan seperti itu sangat buruk dan berdampak pada lingkungan, terpenting bagi saluran sungai yang mengir diarea jakarta. Karena hal ini dapat menjadikan sirkulasi saluran sungai tersumbah dengan adanya sampah dan hasilnya dapat menyebabkan kebanjiran. Karena itulah banjir tercipta yang disebabkan oleh tumpukan sampah yang memenuhi aliran sungai.


Contoh Paragraf Induktif Tentang Pendidikan

  • Contoh 1

Belajar sampai tengah malam bahkan tidak tidur bukan merupakan hal yang baik, jika hal ini dilakukan karena besoknya harus ujian, maka yang terjadi yakni rasa ngantuk pada saat sedang ujian. Maka dari itu harus mempersiapkan diri dan mulailah belajar dari jauh-jauh hari sebelum waktu ujian tiba.


  • Contoh 2

Tidak semua siswa perlu mempunyai kemampuan yang sama pada saat pembelajaran. Siswa biasanya memiliki bakan dan kelebihannya perorangan di bidangnya masing-masing. Seperti misalnya ada siswa yang unggul di pelajaran matematika belum tentu pula unggul di pelajaran bahasa inggris. Maka dari itu, guru baiknya tidak menjudge siswanya bego kecuali karena dia tidak dapat menguasai satu mata pelajaranpun.


Contoh Paragraf Induktif Tentang Kesehatan

  • Contoh 1

Segala sesuatu yang berlebihan bukan merupakan hal yang baik. Begitu pun halnya dengan mengkonsumsi makanan, jika kita terlalu banyak makan maka kita juga bisa menderita berbagai penyakit seperti berat badan berlebihan dan serangan jantung. Maka dari itu makanlah sesuai dengan kepentingan kita demi dapat menjaga kesehatan.


  • Contoh 2

Berbagai penyakit bisa saja masuk kedalam tubuh kita lewat hal-hal kecil yang mungkin tidak kita sadari, misalnya seperti saat kita makan dengan tangan tanpa menggunakan sendok. Tidak mencuci tangan pastinya sama saja dapat memberi keadaan pada penyakit untuk masuk kedalam tubuh kita lewat kuman dari tangan kita. Oleh karena itu bisakanlah mencuci tangan sebelum makan untuk mengecilkan efek penyakit masuk kedalam tubuh kita yang disebabkan oleh kuman.


Demikianlah artikel tentang Paragraf Induktif : Pengertian, Ciri, Contoh, Jenis, Pola, Indikator, Karakteristik, Metode, Cara Membaca dari pengajar.co.id semoga bermanfaat.

Baca Juga :

Lihat Juga:   √Prosedur Adalah

Lihat Juga:   Kalimat Imperatif Adalah

Lihat Juga:   √Letak Geologis Indonesia Adalah

Lihat Juga:   √ Perusahaan Dagang : Pengertian, Jenis, Ciri, Syarat, Contoh